53 Siswa Dikmaba Korps Navigasi Latihan Bridge Simulator KRI

Jakarta, IDM - Sebanyak 53 siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AL XLII/2 Korps Navigasi melaksanakan latihan praktik bridge simulator KRI, Surabaya, Rabu (21/6).
Dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Kamis (22/6), latihan bridge simulator bertujuan mendidik dan membekali para siswa agar memiliki keterampilan dalam mengenalkan dan mempraktikkan peralatan navigasi di KRI.
Baca Juga: Dukung Operasional Pesawat Sukhoi, Lanud Sultan Hasanuddin Gelar Pelatihan AFS bagi Teknisi Muda
Sehingga nantinya para siswa tersebut dapat mengaplikasikannya di kedinasan dalam melaksanakan tugas sebagai bintara divisi KRI.

Dalam latihan praktik tersebut, selama tiga hari ke depan para siswa akan menerima sejumlah materi, di antaranya pengenalan peralatan navigasi, prosedur navigasi anjungan, dan standar komando tim anjungan.
Sementara itu, Komandan Sekolah Navigasi Dan Bahari Letkol Laut (P) Wahyu, menyampaikan latihan praktik bridge simulator KRI diharapkan para siswa mampu mengoperasikan peralatan navigasi yang ada di KRI dengan baik dan benar.
Baca Juga: Mayor Inf Heribertus Purwanto Jadi Danyon 32 Grup 3 Kopassus
"Kita berharap dengan mengikuti latihan praktik ini, nantinya siswa saat ditugaskan di KRI, mampu secara profesional menerapkan langsung materi yang diajarkan," kata Wahyu.
"Selain itu agar siswa bintara siap menjadi tulang punggung dalam mengawaki KRI maupun di penugasan lainnya," imbuhnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































