HANKAM

504 Siswa Pendidikan Komando Resmi Jadi Prajurit 'Hantu Laut' Marinir

prajurit Hantu Laut
Dankormar Mayjen (Mar) Endi Supardi menyamatkan baret ungu kepada 504 prajurit remaja Korps Marinir di Malang, Jawa Timur, Jumat (23/3). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM - Sebanyak 504 siswa Pendidikan Komando (Dikko) Korps Marinir resmi menjadi prajurit 'Hantu Laut' usai ditempa pelatihan selama 90 hari.

Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Endi Supardi menyematkan baret ungu kepada ratusan siswa tersebut sebagai tanda resmi menjadi prajurit remaja Marinir, Malang, Jawa Timur, Jumat (22/3).

Sebelumnya, 504 prajurit remaja Marinir tersebut menjalani pendidikan dengan berbagai materi, mulai dari tahap laut dan darat, gerilya lawan gerilya serta lintas medan dari Banyuwangi menuju Pantai Baruna Kondang Iwak, Malang Selatan.

Baca Juga: Panglima TNI Rotasi 52 Perwira Tinggi TNI, Pangdivif 3 Jabat Ir Kostrad

Dalam amanatnya, Endi menyampaikan upacara pembaretan merupakan momen penting dalam perjalanan karir bagi setiap prajurit Marinir.

prajurit Hantu Laut
(Foto: Dok. Dispen Kormar)

"Ini sebagai upaya memberikan kebanggaan dan rasa percaya diri serta menanamkan nilai-nilai luhur untuk membangun karakter kuat, punya disiplin, loyalitas, jiwa korsa, kehormatan diri untuk melaksanakan setiap tugas," ucap Endi, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Sabtu (23/2).

Lebih lanjut, Endi mengingatkan sejarah panjang perjuangan Korps Marinir sampai saat ini, para senior dan pendahulu berhasil mengukir prestasi di setiap penugasan demi kejayaan Korps Marinir.

Baca Juga: TNI AL Akan Bangun Kembali Unit Harbour Tug untuk 2024

“Banggalah menjadi prajurit Korps Marinir, tumbuhkan semangat dan bangun kesadaran diri, kita adalah prajurit Jalasena profesional, modern dan tangguh, sebagai pasukan pendarat yang berkarakter, militan, dan dicintai rakyat," tegasnya.

"Selamat bergabung di Korps Marinir, jadikan segala ilmu selama pendidikan sebagai dasar dan modal untuk tugas kalian dalam rangka mendukung kesiapan tempur dan jadikan pengalaman para senior dan pendahulu sebagai bahan pelajaran yang positif," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.