500 Komcad Matra Laut Siap Perkuat Kemampuan Komponen Utama TNI

Jakarta, IDM - 500 siswa Komponen Cadangan (Komcad) berhasil lulus Pendidikan Latihan Dasar Militer (Diklatsarmil) selama tiga bulan. Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Suhartono memimpin upacara penutupan pendidikan di Surabaya, Senin (31/7).
Dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Selasa (1/8), 500 siswa Komcad yang terdiri dari 450 pria dan 50 perempuan ini berhasil mengikuti pendidikan dasar sejak 8 Mei-31 Juli di Kawah Candradimuka Kodikmar.
Ratusan siswa Komcad tersebut datang dari berbagai profesi, seperti karyawan swasta, pelajar, dan mahasiswa Universitas Hang Tuah Surabaya, dan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang.
Kemudian, dari Politeknik Pelayaran Yogyakarta, Sidoarjo serta Jembrana, juga karyawan dari PT PAL Indonesia, dan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta.

Dalam membacakan amanat Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Suhartono menyampaikan harapan agar anggota Komcad dapat melaksanakan tugas sesuai fungsinya masing-masing.
"Menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan secara teori maupun praktik di lingkungan kerja, masyarakat dan negara dengan baik dan benar," jelasnya.
Baca Juga: Kisah Emanuel Selviano Anak Penjual Cilok yang Dilantik Jadi Letnan Dua
"Yang terpenting dapat mengobarkan semangat bela negara dalam penerapan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) kepada seluruh komponen lainnya," sambungnya.
Suhartono melanjutkan, Komcad pertahanan negara harus siap dimobilisasi sesuai perintah Presiden RI dengan persetujuan DPR RI dengan komando dan kendali berada di Panglima TNI.
"Kalian akan bertugas memperbesar dan memperkuat kekuatan komponen utama dalam menghadapi ancaman demi menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI," tandasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































