HANKAM

500 Komcad Matra Laut Siap Perkuat Kemampuan Komponen Utama TNI

Diklatsarmil
Upacara penutupan Pendidikan Latihan Dasar Militer (Diklatsarmil) Komcad matra laut 2023. (Foto: Dok. Pen Kodiklatal)

Jakarta, IDM - 500 siswa Komponen Cadangan (Komcad) berhasil lulus Pendidikan Latihan Dasar Militer (Diklatsarmil) selama tiga bulan. Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Suhartono memimpin upacara penutupan pendidikan di Surabaya, Senin (31/7).

Dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Selasa (1/8), 500 siswa Komcad yang terdiri dari 450 pria dan 50 perempuan ini berhasil mengikuti pendidikan dasar sejak 8 Mei-31 Juli di Kawah Candradimuka Kodikmar.

Ratusan siswa Komcad tersebut datang dari berbagai profesi, seperti karyawan swasta, pelajar, dan mahasiswa Universitas Hang Tuah Surabaya, dan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang.

Baca Juga: Latma Talisman Sabre: Prajurit Yonif Raider 501/BY Berhasil Join Land Combat Operation dalam Cuaca Ekstrim

Kemudian, dari Politeknik Pelayaran Yogyakarta, Sidoarjo serta Jembrana, juga karyawan dari PT PAL Indonesia, dan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta.

Diklatsarmil
(Foto: Dok. Pen Kodiklatal)

Dalam membacakan amanat Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Suhartono menyampaikan harapan agar anggota Komcad dapat melaksanakan tugas sesuai fungsinya masing-masing.

"Menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan secara teori maupun praktik di lingkungan kerja, masyarakat dan negara dengan baik dan benar," jelasnya.

Baca Juga: Kisah Emanuel Selviano Anak Penjual Cilok yang Dilantik Jadi Letnan Dua

"Yang terpenting dapat mengobarkan semangat bela negara dalam penerapan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) kepada seluruh komponen lainnya," sambungnya.

Suhartono melanjutkan, Komcad pertahanan negara harus siap dimobilisasi sesuai perintah Presiden RI dengan persetujuan DPR RI dengan komando dan kendali berada di Panglima TNI.

"Kalian akan bertugas memperbesar dan memperkuat kekuatan komponen utama dalam menghadapi ancaman demi menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI," tandasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.