50 Prajurit Lanud Dhomber Dikerahkan untuk Kendalikan Kebakaran Lahan

Jakarta, IDM – Sebanyak 50 prajurit dari Satgas Karhutla Lanud Dhomber dan dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan kebakaran lahan di Kecamatan Balikpapan Selatan pada Kamis (27/8).
Upaya ini terus dilakukan pemerintah sebagai respons cepat untuk melokalisasi api agar tidak meluas ke permukiman masyarakat. Selain itu, pengerahan prajurit ini juga menjadi langkah mengurangi penyebaran api, dan memastikan kondisi tetap aman.
Baca Juga: Libatkan 1.000 Prajurit, TNI AD dan US Army Tuntaskan 15 Hari Latma di Baturaja
Dikutip dari siaran pers TNI AU, Sabtu (29/8), Komandan Lanud Dhomber, Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, menyebut pengerahan prajurit adalah sebagai langkah cepat untuk mencegah kebakaran yang lebih luas.
“Keterlibatan penanganan kebakaran lahan merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian TNI AU terhadap keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan,” kata Gusti.
Para prajurit Lanud Dhomber yang berada di lokasi langsung memadamkan secara terkoordinasi sambil melihat kondisi medan dan arah penyebaran api.
Baca Juga: Ini Pesan Khusus Wakil KSAD untuk Prajurit TP Generasi Pertama
Mereka melakukan pemantauan untuk memastikan titik api tidak muncul kembali karena kondisi lahan yang mudah terbakar.
Selain prajurit Lanud Dhomber, penanganan pemadaman kebakaran lahan dilaksanakan bersama BPBD Kota Balikpapan, Polresta Balikpapan, Kodim 0905/Balikpapan, serta para relawan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































