HANKAM

5 Pesan KSAU untuk Polisi Militer TNI AU di HUT ke-79

Danpuspomau Marsda TNI Daan Sulfi
Danpuspomau Marsda TNI Daan Sulfi usai upacara peringatan HUT ke-79 Pomau di Jakarta. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Momentum hari jadi Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) harus menjadi kesempatan memperkuat kapasitas kelembagaan dan profesionalisme aparat hukum militer udara.

Pernyataan tersebut dikatakan Komandan Pusat Polisi Militer TNI AU, Marsda Daan Sulfi, saat memimpin upacara peringatan HUT ke-79 Pomau di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (1/11).

Daan yang membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Tonny Harjono, mengatakan bahwa pengabdian Pomau selama hampir delapan dekade telah meneguhkan jati diri prajurit Wira Waskita sebagai penjaga kehormatan dan agent of moral TNI AU.

Baca Juga: Destroyer Rusia Kelas Udaloy Singgah di Aceh, Ini Misinya

Melalui penegakan hukum yang berintegritas, Pomau memastikan setiap prajurit bertindak sesuai etika militer dan nilai ksatria bangsa.

“Tugas penegakan hukum adalah amanah dan kehormatan. Pomau harus berdiri tegak di atas prinsip kebenaran dan keadilan. Di sanalah harga diri prajurit Wira Waskita dan kehormatan TNI Angkatan Udara dijaga,” tulis KSAU dalam rilis yang diterima, Senin (3/11).

Sebagai arah pembinaan, KSAU memberikan lima penekanan penting bagi seluruh jajaran Pomau.

Baca Juga: A400M, Pesawat Angkut Terbesar TNI AU dengan Beragam Kecanggihan

Pertama, memahami dinamika organisasi dan hukum nasional, lalu menegakkan disiplin secara profesional, berintegritas, dan humanis, ketiga, bersikap adaptif terhadap kemajuan teknologi.

Serta poin keempat adalah memperkuat kerja sama lintas lembaga dan satuan, dan yang terakhir menjaga kehormatan dan integritas prajurit Wira Waskita.

Upacara peringatan HUT ke-79 Pomau ini juga digelar secara serentak di seluruh Indonesia dan diikuti oleh para prajurit Pomau melalui video conference dari satuan masing-masing. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.