5 Kemampuan Khusus yang Dipelajari Prajurit Kostrad saat Pendidikan Cakra

Jakarta, IDM – 3 Desember 2025, Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Cakra XVII TA 2025 resmi dibuka Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad) Mayjen TNI Sachono. Latihan digelar di Menlatput Kostrad Sanggabuana, Karawang, Jawa Barat.
Dilansir dari keterangan Penkostrad, Jumat (5/12), Sachono mengatakan para prajurit nantinya akan dilatih, digembleng dan diberikan kemampuan khusus agar siap melaksanakan tugas.
Baca Juga: KRI Semarang-594 Tiba di Nias, Salurkan Bantuan Kemanusiaan Pascabanjir
Ia menjelaskan bahwa materi latihan yaitu melaksanakan pertempuran konvensional, gerilya, lawan gerilya serta operasi penanggulangan bencana alam dan pembinaan teritorial.
"Ini sebagai kemampuan wajib yang harus dimiliki oleh setiap Prajurit Kostrad," kata Sachono.
Baca Juga: 13 Pati TNI AL Dapat Brevet Hiu Kencana, KSAL Sematkan Langsung di KRI Nagapasa
Lebih lanjut Sachono mengatakan bahwa berbagai latihan teknis dan taktis akan diberikan secara bertahap dan berkesinambungan, mulai dari penguasaan medan, taktik satuan kecil, kemampuan bertahan hidup, hingga simulasi operasi gabungan. Semua itu dilaksanakan untuk memastikan prajurit memiliki kecepatan, ketepatan, dan ketangguhan dalam setiap skenario operasi.
"Diharapkan melalui latihan Cakra XVII, seluruh peserta mampu meningkatkan kualitas diri, memantapkan mental tempur, serta memperkuat kekompakan dan semangat satuan. Dengan bekal latihan yang intensif dan terarah ini, prajurit Kostrad diharapkan selalu siap menjalankan tugas negara kapan pun dan di mana pun dibutuhkan," kata Sachono. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































