HANKAM

48 Perwira Wanita TNI AD Dilantik, Lulusan Lembaga Pendidikan Strategis Nasional

Upacara Prasetya Perwira
Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Program Khusus (Progsus) Tahun Anggaran 2026. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Sebanyak 48 prajurit wanita TNI AD dilantik Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Program Khusus (Progsus) Tahun Anggaran 2026. Pelantikan ini digelar di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Dilansir dari keterangan Dispenad, Sabtu (31/1), para perwira remaja yang dilantik merupakan lulusan dari sejumlah lembaga pendidikan strategis nasional, yakni Universitas Pertahanan (Unhan), Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, yang selama pendidikan telah dibekali kompetensi sesuai kebutuhan organisasi TNI.

Baca Juga: TNI–Polri Gelar Layanan Kesehatan Keliling, Sasar Warga Terdampak Bencana di Sumatra

Total dari matra TNI AD adalah 125 orang (77 putra dan 48 putri). Sementara itu dari Matra TNI AL 73 orang (50 putra dan 23 putri), serta Matra TNI AU 62 orang (45 putra dan 17 putri).

Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa para perwira remaja telah melalui proses pendidikan dan pembinaan yang komprehensif guna membentuk karakter, integritas, serta jati diri sebagai prajurit TNI.

Baca Juga: Dansesko TNI Ingatkan Capasis Harus Adaptif terhadap Perang Multidomain

"Para perwira remaja telah digembleng di lembaga pendidikan sehingga memiliki jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional,” kata Agus.

Lebih lanjut disampaikan bahwa tantangan tugas TNI ke depan akan semakin kompleks seiring dinamika perkembangan lingkungan strategis global, regional, dan nasional. Oleh karena itu, TNI dituntut untuk terus mengembangkan kapasitas dan kemampuan agar mampu beradaptasi dengan perubahan situasi serta perkembangan teknologi pertahanan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.