464 Anak Muda Papua Ikuti Seleksi Pantukhir Bintara PK TNI AD

Jakarta, IDM – Sebanyak 464 calon prajurit di Papua ikuti seleksi penentuan akhir (pantukhir) Bintara PK TNI AD pria di Kodam XVII/Cenderawasih. Seleksi tersebut dipimpin Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan dalam keterangan resminya, Jumat (4/7) mengatakan, pantukhir merupakan proses seleksi yang dilakukan secara ketat dan objektif guna memastikan calon prajurit yang lolos merupakan pilihan terbaik dan sesuai standar TNI.
Baca Juga: Jenderal Kopassus Resmi Jabat Pangdam Jaya Jayakarta
"Sebanyak 464 orang calon prajurit akan bersaing dalam seleksi sidang pantukhir. Jika dinyatakan lulus, mereka akan melanjutkan untuk mengikuti pendidikan sekolah calon bintara (secaba) di Rindam XVII/Cenderawasih," kata Candra.
Ia menjelaskan sebelum sampai pada tahap pantukhir para calon prajurit telah melewati serangkaian tes yang meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani serta mental ideologi.
Baca Juga: Lanud Roesmin Nurjadin Mantapkan Persiapan Jelang Kedatangan Pesawat Tempur Rafale
Proses seleksi ini ia pastikan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik kecurangan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap calon prajurit yang lolos adalah mereka yang memiliki kualitas terbaik, baik dari segi fisik, mental, maupun moral,” kata Candra. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































