462 Prajurit TNI AD Sandang Pangkat Sersan Dua

Jakarta, IDM – Sebanyak 462 prajurit TNI AD kini menyandang pangkat baru yaitu Sersan Dua (Serda). Hal ini dipastikan saat Upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang II TA. 2026 di Lapangan Upacara Secaba Rindam II/Sriwijaya (Swj), Puntang Lahat, Sumatra Selatan.
Baca Juga: Inovasi Poltekad, Ubah Limbah Oli dan Jelantah jadi Solusi Energi Alternatif
Dilansir keterangan dari Penkodam II/Sriwijaya, Sabtu (16/5), dalam amanat tertulis Pangdam II/Swj yang dibacakan oleh Danrindam II/Swj Habibburahim Wiradarma menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan para prajurit dalam menyelesaikan pendidikan. Ditegaskan bahwa transisi dari jenjang Tamtama menjadi Bintara bukan sekadar perubahan pangkat, melainkan sebuah transformasi besar yang membawa konsekuensi pada peningkatan beban tugas, tanggung jawab, serta peran yang lebih strategis di dalam organisasi TNI AD.
Lebih lanjut, Danrindam menekankan agar para Bintara baru segera beradaptasi dengan tuntutan tugas yang lebih tinggi. "Saya berharap kalian dapat segera menyesuaikan diri, baik secara mental, sikap, maupun perilaku. Jadilah teladan yang baik di satuan masing-masing," katanya.
Para lulusan juga diharapkan mampu menjaga integritas dan profesionalisme sebagai tulang punggung satuan dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Kemeriahan acara ditutup dengan aksi demonstrasi memukau dari para mantan siswa Diktukba yang menunjukkan ketangkasan prajurit.
Untuk diketahui, Serda adalah pangkat Bintara tingkat pertama di TNI AD yang tugas utamanya meliputi menjadi Komandan Regu (Danru) yang memimpin pasukan, membantu perwira dalam urusan administrasi, serta melatih dan mengawasi kegiatan operasional para Tamtama. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































