HANKAM

450 Prajurit TNI AD di Aceh Diberangkatkan ke Papua

450 Prajurit TNI AD di Aceh Diberangkatkan ke Papua
450 Prajurit TNI AD di Aceh Diberangkatkan ke Papua

Aceh, IDM - Sebanyak 450 pasukan elite TNI di Aceh dari Satgas Pamtas Penyangga (Mobile) Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus (RK) 114/Satria Musara (SM) diberangkatkan ke Papua untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Pangdam Inskandar Muda (IM), Mayjen TNI Achmad Marzuki, mengatakan pemberangkatan ke Papua merupakan yang pertama kali.

"Untuk Hari ini ada 200 personel yang diberangkatan, sementara yang lain akan menyusul pada 29 Juli dan 3 Agustus," kata Marzuki saat dikonfirmasi, Senin, 26 Juli 2021.

Marzuki menjelaskan pemberangkatan dilakukan melalui Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Menurutnya tugas operasi tersebut merupakan suatu amanah, kehormatan, sekaligus kepercayaan yang harus dijawab dengan karya.

"Saya yakin dengan dilandasi niat, kesungguhan, serta kemampuan sebagai seorang prajurit yang profesional, tugas ini akan dapat diselesaikan dengan hasil yang gemilang," jelasnya.

Marzuki meminta kepada prajurit agar dapat segera melakukan adaptasi ketika sampai di tempat penugasan. Dia juga meminta anggotanya memahami dan menghormati kultur, budaya, serta adat istiadat masyarakat di Papua.

"Rebut simpati dan hati rakyat agar terjalin kemanunggalan TNI-Rakyat. Kepada para prajurit kalian adalah pemain utama. Kalian sudah dilatih dan disiapkan selama di sini, buktikan kalau kalian prajurit Sanggamara yang hebat," ungkapnya.

Sementara Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bener Meriah, Dailami, berharap prajurit tersebut dapat melaksanakan tugas dengan baik di Papua saat menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara dan menjaga nama baik kesatuan dan Kabupaten Bener Meriah di mata Papua.

"Ini adalah sejarah bagi TNI, karena baru pertama sekali dijajaran Kodam Iskandar Muda yang melaksanakan penugasan ke Papua dan Bener Meriah menjadi saksi sejarah tersebut," ungkap Dailami. (wan/man)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.