44 Personel Yonko 463 Pasgat Siap Jalankan Tugas Pengamanan di Perbatasan RI-PNG

Jakarta, IDM – Sebanyak 44 personel Batalion Komando (Yonko) 463 Pasgat menjadi bagian dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) yang akan menjalankan misi di wilayah perbatasan RI-PNG.
Baca Juga: Pulang dari Australia, KRI RE Martadinata Uji Meriam 76mm di Laut Banda
Dari puluhan personel itu, dua perwira telah lebih dahulu diberangkatkan ke Bandung untuk mengikuti persiapan pratugas, sementara tiga tamtama mendahului guna mengikuti pembekalan pelatihan pengoperasian drone.
Menjelang penugasan, mereka dilepas melalui upacara yang digelar di Lanud Soewondo, Medan, Kamis (9/4) dan dipimpin langsung oleh Komandan Lanud (Danlanud) Soewondo Marsma TNI Tiopan Hutapea.

“Tugas yang diemban merupakan amanah, kehormatan, dan harga diri bangsa yang harus dilaksanakan dengan penuh profesionalisme, disiplin, serta tanggung jawab yang tinggi,” tegas Danlanud Soewondo, dikutip dari unggahan Instagram @korpasgat_tniau, Jumat (10/4).
Baca Juga: Lemdik Kemhan dan TNI Disiapkan untuk Latih Calon Pengawak Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih
Ia kemudian berpesan agar para personel dapat senantiasa mengutamakan faktor keselamatan, baik keamanan personel maupun materiil, dan menghindari setiap potensi pelanggaran selama pelaksanaan tugas. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































