426 Prajurit Lulus Pendidikan Komando Kopassus

Jakarta, IDM – Sebanyak 426 prajurit lulus pendidikan Komando Kopassus. Hal ini dipastikan dalam Upacara Penutupan Pendidikan dan Penyematan Brevet Komando Angkatan-111 Tahun Ajaran 2025 yang digelar di Pantai Permisan, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (30/10).
Upacara ini dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi.
Baca Juga: Pamen TNI AU Raih Predikat ‘Honor Graduate Student’ usai Rampungkan Pendidikan MPCCC di AS
Dilansir dari keterangan Penkodam IV/Diponegoro, Jumat (31/10), para lulusan ini terdiri dari 28 perwira, 234 bintara, dan 164 tamtama.
Pendidikan Komando Angkatan-111 ini melahirkan prajurit tangguh yang dibentuk melalui latihan keras, disiplin tinggi, dan semangat juang tanpa menyerah.
Upacara ditutup dengan penyematan tanda kualifikasi Komando secara simbolis oleh Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Apriandi serta penanggalan tanda siswa yang menandai berakhirnya masa pendidikan serta lahirnya prajurit-prajurit baru Korps Baret Merah.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi juga disematkan Brevet sebagai warga Kehormatan Kopassus setelah sebelumnya melalui serangkaian Latihan Operasi Pasukan Khusus sebagai prasyarat, menunjukkan kesiapan dan dedikasi penuh. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































