HANKAM

400 KKRI Jauh-jauh dari Papua ke Jakarta untuk Ikut Defile HUT ke-80 TNI, Diapresiasi Prabowo

Korps Kadet Republik Indonesia
400 Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) siswa-siswi SMA dan SMK dari wilayah Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih disambut oleh jajaran Markas Besar TNI. (Foto: Dok. Puspen TNI))

Jakarta, IDM – Sebanyak 400 Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) siswa-siswi SMA dan SMK dari wilayah Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih disambut oleh jajaran Markas Besar TNI, Selasa (7/10).

Penyambutan dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Lapangan Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para KKRI yang datang jauh-jauh dari Papua untuk berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 TNI.

“Terima kasih atas kehadiran adik-adik dari Papua yang telah menempuh perjalanan panjang untuk ikut serta dalam kegiatan HUT ke-80 TNI,” tutur Jenderal Agus Subiyanto, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Rabu (8/10).

Baca Juga: 425 Pelajar KKRI Papua Dapat Arahan Pangkormar: Bangun Indonesia dari Hati Nurani

KKRI dari wilayah Papua itu turut ambil bagian dalam upacara parade dan defile HUT ke-80 TNI yang digelar di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Minggu (5/10).

Agus mengatakan, penampilan para kadet muda tersebut menarik perhatian dan mendapat apresiasi dari Presiden RI Prabowo Subianto.

Korps Kadet Republik Indonesia
Penyambutan dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. (Foto: Dok. Puspen TNI))

“Bapak Presiden senang melihat semangat adik-adik tampil di depan beliau dan para tamu undangan,” kata Agus.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga berpesan agar para kadet terus menimba ilmu, menjaga disiplin, dan menumbuhkan rasa cinta Tanah Air.

Baca Juga: TNI AU-RSAF Asah Kesiapan Tempur hingga Pengawasan Maritim dalam Latma Camar Indopura

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh agar menjadi generasi muda yang dapat dibanggakan oleh bangsa dan negara,” kata Panglima TNI.

Adapun KKRI merupakan salah satu program pembinaan generasi muda di bawah binaan Kementerian Pertahanan dan TNI.

Program dilaksanakan untuk menanamkan semangat bela negara, nasionalisme, disiplin, serta kepemimpinan sejak dini. Melalui kegiatan seperti itu, para siswa-siswi SMA dan SMK dari berbagai daerah, termasuk Papua, diharapkan tumbuh menjadi generasi tangguh dan berkarakter kuat sebagai calon penerus bangsa. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.