HANKAM

40 Pamen TNI AD di Papua Naik Pangkat, Pikul Tanggung Jawab Besar

Pati TNI AD
Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira periode 1 April 2026 di Kodam XXIV/MT. (Foto: Dok. Kodam XXIV/MT)

Jakarta, IDM – Sebanyak 40 perwira menengah (Pamen) TNI AD di Kodam XXIV/MT menerima kenaikan pangkat. Mereka terdiri dari 18 perwira naik dari Kapten ke Mayor, 14 dari Mayor ke Letkol, dan 8 dari Letkol ke Kolonel.

Baca Juga: Tim Jihandak TNI AD Gelar Latihan dengan TNI AU dan Bea Cukai

Dilansir dari keterangan Penkodam XXIV/MT, Minggu (5/4), Pangdam XXIV/MT Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa setiap kenaikan pangkat harus dimaknai sebagai amanah yang membawa konsekuensi tanggung jawab lebih besar, baik dalam kepemimpinan maupun pelaksanaan tugas.

Lebih lanjut Lucky mengatakan bahwa kenaikan pangkat merupakan hasil dari proses panjang pengabdian, kerja keras, serta kepercayaan dari pimpinan dan negara.

“Semakin tinggi pangkat, semakin besar tanggung jawab yang harus dipikul. Perwira dituntut mampu berpikir strategis, bertindak tegas dan tepat, serta menjadi teladan di satuannya,” katanya.

Baca Juga: Presiden Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Terakhir Lucky menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, serta kemampuan komunikasi sosial dan pendekatan humanis, mengingat dinamika wilayah tugas Kodam XXIV/MT yang tinggi. Ia mengajak seluruh perwira menjadi pemimpin yang solutif dan bersahabat (Sobat), hadir di tengah anggota dan masyarakat.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.