HANKAM

4 Kapal Perang India Masuk Perairan RI Bawa Misi Ini

kapal perang India
Empat kapal perang India, termasuk ICGS Sarathi (14), resmi sandar di Belawan, Sumatra Utara, Selasa (20/1). (Foto: Dok. Pasmar 1)

Jakarta, IDM – Empat kapal perang Angkatan Laut India secara beriringan masuk ke perairan Indonesia dan sandar di Pelabuhan Belawan, Sumatra Utara. Kedatangan armada tempur ini membawa misi diplomasi dan strategis yang penting bagi keamanan kawasan.

Kapal-kapal tersebut sandar di Ujung Baru, Belawan, pada Selasa (20/1). Keempat kapal yang merapat adalah INS TIR (A-86), INS Shardul (L-16), INS Sujata (P-56), dan ICGS Sarathi (14).

Kunjungan ini merupakan bagian dari program skadron latih pertama Angkatan Laut India (India Navy First Training Squadron). Misinya memperkenalkan perwira muda India pada operasi perairan internasional.

Baca Juga: TNI AD Buat Furnitur untuk Sekolah Terdampak Bencana di Aceh

Kehadiran mereka juga untuk berinteraksi serta mempererat hubungan bilateral TNI AL yang telah lama terjalin, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan perairan Selat Malaka.

Asops Kodaeral I Kolonel Laut (P) Wirawan Ady P
Asops Kodaeral I Kolonel Laut (P) Wirawan Ady P mengalungkan kain Ulos kepada pejabat Angkatan Laut India sebagai simbol penghormatan budaya setempat. (Foto: Dok. Kodaeral I)

"Kunjungan ini mencerminkan eratnya persahabatan dan kepercayaan antara Indonesia dan India sebagai negara maritim. Ini sarana strategis memperkuat kerja sama pertahanan laut," ujar Asisten Operasi (Asops) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I Kolonel Laut (P) Wirawan Ady P, dikutip dari keterangan Dispen Kodaeral I, Rabu (21/1).

Terpisah, Komandan Kodaeral I Laksamana Muda Deny Septiana menerima kunjungan kehormatan dari Atase Pertahanan India Kapten (Laut) Shiv Kumar bersama Komandan INS TIR Kapten Tijo K Joseph di Markas Komando Kodaeral I, Belawan.

Baca Juga: Era Perang Lintas Dimensi, Asops KSAL: Prajurit Harus Peka Dinamika Global

Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal krusial mulai dari penguatan komunikasi antarkedua angkatan laut, kerja sama maritim, diplomasi pertahanan, hingga pentingnya menjaga stabilitas kawasan perairan regional dan Indo-Pasifik.

Rangkaian kegiatan kunjungan persahabatan (port visit) Angkatan Laut India ini dijadwalkan berlangsung pada 20–23 Januari 2026.

Komandan Kodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana
Komandan Kodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana menerima kunjungan kehormatan Komandan Skadron Latih India Kapten Tijo K Joseph di Markas Komando Kodaeral I, Belawan, Sumatra Utara, Selasa (20/1). Keduanya sepakat memperkuat keamanan di jalur strategis Selat Malaka. (Foto: Dok. Kodaeral I)

Profil 4 Kapal India di Belawan

Keempat kapal yang berkunjung ke Belawan memiliki spesifikasi dan fungsi yang berbeda dalam jajaran armada India. Misalnya, INS TIR (A-86) merupakan kapal yang didedikasikan khusus sebagai kapal latih bagi kadet Angkatan Laut India. Kapal ini menjadi 'sekolah berjalan' untuk pendidikan perwira laut.

Baca Juga: TNI Kerahkan Personel Zeni Bangun Jembatan Bailey dan Armco di Aceh Utara

Kemudian, INS Shardul, kapal jenis Landing Ship Tank (LST) amfibi. Kapal ini memiliki kemampuan mengangkut pasukan tempur, tank, dan kendaraan taktis untuk operasi pendaratan di pantai.

Sementara INS Sujata adalah kapal patroli lepas pantai atau Offshore Patrol Vessel (OPV) kelas Sukanya. Kapal ini dirancang untuk tugas pengawalan, patroli perbatasan, dan pemantauan maritim.

Terakhir, ada ICGS Sarathi yang merupakan kapal milik Badan Keamanan Laut India, memiliki kemampuan manuver tinggi dan radar modern untuk pengawasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE). (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.