HANKAM

4.000 Ribu Personel Gabungan Dikerahkan untuk Amankan KTT AIS di Bali

TNI-Polri
Ilustrasi apel TNI-Polri. (Foto: Dok. Kodam Jaya)

Jakarta, IDM - Sebanyak 4.000 personel gabungan dari TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Forum Negara Pulau dan Kepulauan atau Archipelagic and Island State (AIS) di Nusa Dua, Badung, Bali pada 11 Oktober 2023.

"Itu (pengamanan KTT AIS) dikendalikan pusat. Kita di sini sebagai backup dengan Pangdam Udayana. Kita backup sesuai porsi masing-masing dengan 4.000 personel," kata Kepala Kepolisian Daerah Bali Inspektur Jenderal Polisi Ida Bagus Kade Putra Narendra di Denpasar, Bali, seperti dikutip dari Antara, Senin.

Dia mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia terkait berbagai persiapan menjelang forum tersebut.

Baca Juga: Selamat, 4.694 Prajurit Kostrad Naik Pangkat Satu Tingkat Lebih Tinggi

Berbagai peralatan untuk menunjang pengamanan pertemuan internasional itu pun telah mulai didistribusikan dari berbagai tempat menuju Bali baik dari Polri maupun TNI.

Menurut Kapolda Bali Kade Narendra, situasi Bali saat ini masih dalam keadaan kondusif dan tak ada hal-hal menonjol yang menjadi perhatian khusus dari pihak kepolisian maupun dari TNI.

Kapolda menjelaskan untuk pola pengamanan pertemuan KTT AIS kali ini dilakukan seperti pengamanan KTT G20 pada November 2022 dengan skema tiga ring pengamanan.

"Kemarin (1/10) juga sudah dirapatkan pengamanan delegasi tentunya akan ada ring 1, ring 2, ring 3 persisnya sesuai G20,'" kata dia.

Baca Juga: KSAD Berikan Orasi Ilmiah di Universitas Pasundan

Selain mematangkan persiapan personel pengamanan, Polda Bali juga telah melakukan pengecek awal persiapan tempat-tempat yang akan digunakan sebagai venue KTT AIS.

KTT Forum Negara-Negara Kepulauan dan Pulau (AIS Forum) yang diselenggarakan di Bali pada 11 Oktober 2023 akan dihadiri tujuh kepala negara/pemerintahan negara anggota.

"Venue-venue kemarin sudah siap semua. Kendalinya nanti ada di internasional, TNI, Polri," kata Kapolda Bali Kade Narendra. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.