392 Prajurit TNI AD Gelar Latihan Kecabangan di Cipatat

Jakarta, IDM – Sebanyak 392 prajurit TNI AD menggelar Latihan Antar Kecabangan (Latancab) Perwira Siswa (Pasis) Dikcabpa Abit Akmil TNI AD TA 2025 di Cipatat, Jawa Barat.
Dilansir dari keterangan Penkodiklatad, Senin (27/10), para prajurit ini terdiri dari 233 personel kecabangan tempur, 85 personel bantuan tempur (Banpur), dan 74 personel bantuan administrasi (Banmin).
Baca Juga: Latihan CHSE 2025, Pushidrosal dan Australia Kolaborasi Pemetaan Laut Modern
Rangkaian kegiatan diawali dengan demonstrasi serangan yang diperagakan oleh para Pasis, menampilkan sinergi antar kecabangan dalam melaksanakan operasi serangan.

Wadan Kodiklatad, Mayjen TNI Izak Pangemanan saat meninjau latihan mengatakan latihan ini bertujuan membekali para Pasis dengan kemampuan tempur, baik pada tingkat perorangan maupun dalam kerja sama satuan antar kecabangan di tingkat Batalyon Tim Pertempuran.

Ia menjelaskan bahwa latihan yang dilaksanakan merupakan gambaran penerapan taktik dasar serangan dengan manuver frontal oleh satuan setingkat Batalyon Tim Pertempuran. Ia menegaskan pentingnya pemahaman dasar pelaksanaan operasi serangan maupun pertahanan serta penguasaan alat kendali oleh para Komandan Peleton.
Baca Juga: TNI Bahas Jumlah dan Komposisi Pasukan Perdamaian untuk Dikirim ke Gaza
Ia mengingatkan bahwa seorang Danton harus mampu mengenali kemampuan diri dan musuh, karena pemahaman tersebut menjadi kunci keberhasilan dalam setiap pertempuran.
"Para Perwira Muda juga diingatkan untuk memahami doktrin, prosedur, taktik dan teknik dengan baik, serta menerapkan kepemimpinan yang tegas, bijaksana dan inspiratif demi keberhasilan tugas di lapangan," kata Izak. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































