HANKAM

Menteri KP RI, KSAL Beserta Dankormar Resmikan Fasilitas Puslatpurmar 7 Lampon

Menteri KP RI, KSAL Beserta Dankormar Resmikan Fasilitas Puslatpurmar 7 Lampon
Menteri KP, Wahyu Sakti Trenggono (kiri), KSAL Laksamana TNI Yudo Margono (tengah) serta Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono (kanan) saat meresmikan fasilitas puslatpurmar 7 lampon. (Foto Dispen AL)

Banyuwangi, IDM - Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dan Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han)., meresmikan fasilitas Gedung Evert Julius Vence Kondou bertempat di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (16/3). Pembangunan sarana prasarana Puslatpurmar ini sebagai wujud komitmen TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk terus berkarya membangun kekuatan Korps Marinir yang berbasis peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit Korps Marinir TNI AL.

Peresmian yang ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Kasal dan pemotongan pita oleh Menteri Kelautan dan Perikanan serta peninjauan beberapa fasiltas ini sebagai wujud penghargaan Korps Marinir TNI AL atas jasa prajurit Evert Julius Vence Kondou yang telah mengabdi dengan segenap jiwa dan raga. Pengabdian E.J. Ven Kondou telah menorehkan tinta emas yakni berjasa mengevakuasi jenazah pahlawan revolusi dari sumur lubang buaya tahun 1965. Selain itu, prajurit KKO AL ini juga menemukan daerah Lampon ini sebagai medan latihan untuk pasukan Intai Amphibi (Taifib) VII tahun 1967 dan ini merupakan cikal bakal pembentukan Puslatpurmar 7 Lampon.

Menteri KP RI, KSAL Beserta Dankormar Resmikan Fasilitas Puslatpurmar 7 Lampon
Foto Dispen AL

Gedung Evert Julius Vence Kondou yang diresmikan ini proses pembangunannya selama tiga bulan, dikerjakan secara swadaya oleh prajurit Puslatpurmar 7 Lampon dan didukung oleh PT Bumi Suksesindo. Selain gedung E.J. Ven Kondou, beberapa fasilitas lainnya yang dibangun yakni gedung utama, jalan, pagar, pos penjagaan dan fasilitas pendukung lainnya. Keberadaan Puslatpurmar 7 Lampon ini dibangun sebagai bagian integral pembangunan kekuatan TNI AL di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya. Puslatpurmar 7 Lampon ini dikomandani Letkol Marinir Dodik Eko Siswanto dalam operasionalnya dibawah kendali Komando Latih Korps Marinir (Kolatmar) yang dikomandani Dankolatmar Kolonel Marinir I Made Sukada, S.E., CHRMP.

KSAL dalam amanatnya mengatakan bahwa, keberadaan Puslatpurmar 7 Lampon memiliki peran penting dalam organisasi sebagai satuan pelaksana yang bertugas menyelenggarakan pendidikan dan latihan bagi prajurit Korps Marinir.

“Di tempat inilah dicetak dan ditempa prajurit-prajurit keris samudera yang bermental baja dan ditangan kalianlah akan tercipta ksatria-ksatria matra laut baret ungu yang kuat, profesional, unggul dan tangguh,” tegas Kasal.

Diakhir amanatnya Kasal berpesan agar Satuan Puslatpurmar 7 Lampon ini dapat menjalin sinergitas TNI-Polri dan selalu melaksanakan koordinasi dan komunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bayuwangi dan sekitarnya, sehingga akan terjalin hubungan kerja yang harmonis untuk mewujudkan lingkungan yang kondusif. (rgp/wan)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.