34 Bintara Remaja Lulusan KodikalatalResmi Perkuat Koarmada III

Jakarta, IDM – Sebanyak 34 prajurit bintara remaja TNI Angkatan Laut resmi bergabung jajaran Komando Armada (Koarmada) III melalui upacara penerimaan dan tradisi penyambutan di Lapangan Apel Markas Koarmada III, Katapop, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (14/8).
Upacara penyambutan tersebut dipimpin Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Koarmada III Letkol Laut (P) Aris Dianto.
Baca Juga: Pemerintah Lepas Satgas Kesehatan TNI Gelombang IV untuk Rawat Warga Gaza
Para prajurit muda tersebut merupakan lulusan pendidikan bintara Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) Surabaya Angkatan 44 Gelombang 2, yang terdiri atas 29 bintara pria dan lima bintara Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal).
“Setiap prajurit TNI AL harus menjunjung tinggi jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional,” kata Aris Dianto dalam amanatnya, dikutip dari tni.mil.id.
Baca Juga: Guskamla Koarmada I Kobarkan 2.025 Bendera Merah Putih di Sabang
Aris Dianto juga memberikan empat penekanan penting kepada para bintara remaja, yakni berlandaskan iman dan takwa, memegang teguh nilai-nilai sapta marga, sumpah prajurit, delapan wajib TNI, serta Trisila TNI AL; menumbuhkan kebanggaan dan prestasi demi kejayaan TNI AL; menjaga kesehatan dan kesamaptaan jasmani; dan menjauhi perbuatan tercela dan pelanggaran disiplin.
Upacara tersebut menjadi momentum bagi para bintara remaja dalam mengawali pengabdian di wilayah kerja Koarmada III, yang meliputi laut Indonesia timur. (nma)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































