31 Prajurit Yonif PR 501/BY Ikuti Latma Talisman Airborne di Australia

Jakarta, IDM - Sebanyak 31 Prajurit Yonif Para Raider 501/Bajra Yudha (BY) berangkat ke Austalia untuk melaksanakan Latihan Bersama (Latma) bertajuk Talisman Airborne.
Dilansir keterangan resmi Penkostrad, Rabu, (18/7) keberangkatan para prajurit ini dilepas langsung oleh Asops Panglima TNI Mayjen TNI Nur Rahmad di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
Baca Juga: Jalin Kerja Sama, Wakil KSAD Sambangi Tiga Satuan US Army di Virginia
Mayjen TNI Nur Rahmad menunjukkan rasa bangganya kepada 31 prajurit Bajra Yudha yang akan terbang ke Negeri Kanguru tersebut. Selain itu, Mayjen TNI Nur Rahmad juga mengingatkan para prajurit agar senantiasa menjaga kehormatan bangsa Indonesia dan TNI Angkatan Darat.
"Dengan rasa bangga, kami melepas rekan-rekan semua, jaga kehormatan dan kepercayaan ini," ujar Mayjen TNI Nur Rahmad.
Baca Juga: Tiga Pesawat Puspenerbal Dukung Program Keluarga Bebas Stunting di Madura
Kemudian, Mayjen TNI Nur Rahmad juga meminta para prajurit Bajra Yudha untuk memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin. Sebab menurutnya, tak semua prajurit TNI Angkatan Darat bisa mendapatkan kesempatan untuk memiliki pengalaman latihan bersama pasukan negara Australia.
Para prajurit Bajra Yudha yang dipimpin oleh Letkol INF Arief Widyanto nantinya akan menjalani latihan penerjunan bersama Australian Airborne yang diikuti dari berbagai negara sahabat. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































