HANKAM

25 Pemuda Papua Lolos Akmil, Pangkogabwilhan III Sebut Mama-mama Sudah Banyak Sekolahkan Anaknya

Pangkogabwilhan III Letjen Lucky Avianto memberikan pembekalan ke taruna taruni Akmil
Pangkogabwilhan III Letjen Lucky Avianto memberikan pembekalan ke taruna taruni Akmil (Foto: Dok. Kogabwilhan III)

Jakarta, IDM – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen Lucky Avianto menyebutkan, para orangtua di Papua sudah banyak yang menyekolahkan anaknya.

Hal itu disampaikan Letjen Lucky saat memberikan pembekalan ke taruna dan taruni Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah, Senin (13/7).

Baca Juga: 82 Personel Raih Baret Pomau, Siap Tegakkan Hukum dan Disiplin di TNI AU

“Saat ini mulai banyak orangtua, khususnya Mama-Mama Papua yang menyekolahkan anak-anaknya. Apalagi negara, dalam hal ini pemerintah Presiden Prabowo Subianto, telah menggelontorkan beragam program pendidikan, mulai dari Sekolah Rakyat hingga beasiswa kepada anak-anak, termasuk anak-anak kita di ufuk timur Indonesia,” kata Lucky dalam keterangan pers, dikutip Selasa (14/7).

Lucky mengatakan, pendidikan karakter sejatinya menjadi fondasi untuk membentuk generasi muda Papua yang tangguh, bermoral tinggi, dan berintegritas, agar mampu melawan paham-paham kekerasan yang diajarkan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

“Salah satu parameter keberhasilan orangtua di Papua dalam mendidik anak-anaknya, dapat dilihat dari banyaknya siswa dan siswi asal Papua yang lolos seleksi masuk sebagai taruna Akademi Militer,” ujar Lucky.

Baca Juga: RI Sudah Teken Kontrak Rp7,6 T, TNI AL Tunggu Kelanjutan Rudal BrahMos

Hasilnya, 25 orang siswa asal Bumi Cendrawasih saat ini tercatat sebagai siswa atau taruna-taruni Akmil. Mereka sedang menjalani pendidikan untuk dilantik menjadi perwira.

“Di mana kelak mereka akan menjadi pimpinan TNI yang memiliki tugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan serta kedaulatan negara, bukan hanya dari agresi militer eksternal, namun juga dari berbagai bentuk ancaman non-militer yang dapat mengganggu stabilitas dan kedaulatan negara,” ucap Pangkogabwilhan III.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.