230 Prajurit Iskandar Muda Raih Baret dan Brevet “Yuddha Wastu Pramuka”

IDM - Setelah mengikuti latihan selama 24 hari berturut-turut, 230 prajurit Iskandar Muda resmi meraih Baret dan Brevet Yuddha Wastu Pramuka. Upacara pembaretan digelar di lapangan Pasi Ie Leubeue, Kabupaten Pidie, Aceh, beberapa waktu lalu.
Dalam amanat Danpussenif Kodiklatad, Letnan Jenderal TNI Arif Rahman yang dibacakan oleh Dandridam Iskandar Muda Kolonel Inf Kristomei Sianturi mengucapkan selamat atas kemampuan yang telah diraih sekaligus mengesahkan pemakaian Baret dan Brevet Yuddha Wastu Pramuka.
"Saya ucapkan selamat kepada para prajurit muda. Pembaretan dan penyematan brevet kualifikasi Yuddha Wastu Pramukha merupakan suatu pengakuan dan penghargaan serta lambang kehormatan bagi prajurit infanteri sebagai Queen Of The Battle," ujar Kristomei.
Ia menjelaskan dalam latihan Yuddha Wastu Pramuka medan latihan yang digunakan meliputi daerah gunung hutan, rawa, laut, sungai dan pantai.
Hal itu lanjutnya mengaplikasikan materi teknik taktik militer kecabangan infanteri, yang memang merupakan standart latihan pembentukan prajurit infanteri.
"Menjadi prajurit infanteri harus tetap memelihara kebugaran fisiknya di atas kemampuan standar karena harus selalu siap untuk melaksanakan tugas setiap saat," jelasnya.
"Karena prajurit Infanteri dituntut mahir melaksanakan gerakan perorangan dengan tangkas, mahir bernavigasi dan bermanuver baik perorangan, kelompok maupun satuan, mahir menembak dan mengenali sasaran tembak dengan benar dan tepat, serta mahir melaksanakan pertempuran perorangan sebagai prajurit petarung," tambahnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































