23 Bintara Mahasiswa Dilatih Poltekad Jadi Tenaga Ahli Keamanan Siber TNI AD

Jakarta, IDM - Sebanyak 23 Bintara Mahasiswa (Bamasis) melakukan pelatihan keamanan siber (cyber security) yang diprakarsai Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Malang bekerjasama dengan pihak ketiga yaitu BEON Intermedia, Selasa, (27/2).
Staf khusus Intelligent Cyber Security Poltekad Malang Letda. Arh. Transisma Budiarta, Selasa, (27/2) mengatakan saat ini keamanan siber sangat penting, karena medan pertempuran di era teknologi sekarang yang lebih rawan adalah di dunia maya.
Baca Juga: Kunjungan ke Koarmada II, Kanada Pandang Indonesia bagi Strateginya di Indo-Pasifik
"Sehingga prajurit-prajurit Angkatan Darat (AD) dituntut dapat mengamankan di bidang kemanan siber. Nantinya mereka akan menjadi tenaga profesional di bidang keamanan siber milik TNI AD," kata Transisma.
ia menjelaskan dalam pelatihan ini, para bintara tersebut mendapatkan materi terkait tentang jaringan teknologi, diskusi bersama dengan mentor dan sesama bamasis dan termasuk praktik untuk pengelolaan server.
Baca Juga: TNI AL Latihan Tanggulangi Bencana Bersama BPBD dan BMKG di Banten
"Ada 23 bintara mahasiswa Poltekad dari seluruh Indonesia yang mengikuti praktik mata kuliah Network Defender, agar nanti setelah lulus akan terbiasa dengan dunia industri atau dinas sesuai dengan keamanan siber di AD," katanya.
"Dan Prodi Keamanan Siber sendiri baru 2 tahun berdiri di Poltekad, di mana kolaborasi dengan industri sipil dalam hal ini Beon Intermedia, merupakan wujud bahwa TNI adalah dari, oleh dan untuk rakyat," tegasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































