22 Negara Pastikan Kehadirannya di Latihan Nonperang MNEK 2023

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, mengatakan puluhan negara mengonfirmasi hadir dalam Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023.
“Saat ini sudah ada 22 negara yang akan ikut serta dan kelihatannya akan bertambah lagi,” kata Ali kepada awak media di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Rabu (31/5).
Dari puluhan negara tersebut, di antaranya Amerika Serikat (AS) hingga Rusia akan datang dalam MNEK ke-4, bersama dengan unsur kapal perang masing-masing negara.
Baca Juga: Wakil KSAD Kunjungi Lima Kru Helikopter Bell 412 EP di RS Dustira
“Banyak kapal perang dari negara tetangga, bahkan dari negara yang jauh akan datang bergabung latihan,” ujar Ali.
Ali menyampaikan, tujuan dari MNEK adalah mengakrabkan dan mensinergikan bantuan kemanusiaan yang termasuk dalam operasi militer selain perang (OMSP) oleh angkatan laut seluruh dunia.
“Jadi, angkatan laut ini mempunyai fungsi militer, polisionil, diplomasi. Dalam diplomasi ini ada bantuan kemanusiaan, dan kami laksanakan setiap dua tahunan,” papar Ali.
Baca Juga: Manokwari Selatan Jadi Lokasi Latihan Gabungan TNI 2023 Kogabwilhan III
MNEK 2023 akan dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 4-8 Juni mendatang. TNI AL bakal melibatkan kapal dari semua satuan, baik Koarmada I, II, III maupun Kolinlamil.
Nantinya, latihan MNEK 2023 yang bertema penanggulangan bencana atau humanitarian assistant for disaster relief ini tidak bersifat kombat, tetapi fokus pada operasi kemanusiaan atau bantuan terhadap bencana alam. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































