210 Elang Muda Perkasa Pengawal Dirgantara Jalani Masa Orientasi

Jakarta, IDM – Sebanyak 210 prajurit taruna (pratar) Akademi Angkatan Udara memasuki masa orientasi setelah menyelesaikan pendidikan dasar keprajuritan dan pendidikan integratif selama empat di Akademi Militer Magelang.
Upacara pembukaan yang dipimpin Gubernur AAU Marsekal Muda TNI Donald Kasenda di Lapangan Dirgantara, Ksatrian AAU, Sabtu (29/11).
Gubernur AAU menyampaikan selamat datang kepada para taruna Werving 2025. Masa orientasi matra udara disebut sebagai langkah awal pendidikan, latihan, dan pembinaan profesi selama dua tahun delapan bulan ke depan.
Baca Juga: Terdampak Longsor dan Banjir, Prajurit Yonif 114/Satria Musara Perbaiki Saluran Air di Bener Meriah
Gubernur menegaskan bahwa AAU merupakan kawah candradimuka untuk membentuk “Elang-elang Muda Perkasa Pengawal Dirgantara” sekaligus calon pemimpin Angkatan Udara dan TNI.
Gubernur meminta para taruna menjalani orientasi dengan kesungguhan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab.
“Masa orientasi harus menjadi wahana edukasi, bimbingan, dan keteladanan,” tegasnya.
Baca Juga: Lanud Soewondo Evakuasi 73 Siswa Terisolir Banjir di Sibolga dengan Helikopter H225M
Pengasuh dan taruna senior juga diminta memberikan contoh yang baik serta menjaga perilaku di hadapan adik tingkat.
Selain itu, Gubernur AAU meminta para komandan memperkuat pengawasan dan melakukan evaluasi berkelanjutan agar seluruh rangkaian orientasi berjalan aman dan terkendali.
Di akhir sambutan, Gubernur AAU menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya orientasi dan berharap seluruh proses berjalan lancar dengan tetap mengutamakan keselamatan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































