206 Pemuda Indonesia Timur Resmi Dilantik Jadi Prajurit TNI AL

Jakarta, IDM - Sebanyak ratusan siswa pendidikan pertama Bintara (Dikmaba) dan pendidikan pertama Tamtama (Dikmata) dari Satuan Pendidikan (Satdik) 3 resmi menjadi prajurit TNI AL.
Peresmian tersebut dipimpin Komandan Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AL (Dankodiklatal) Letjen TNI (Mar) Suhartono melalui upacara pelantikan dan pengambilan sumpah siswa di Sorong, Papua Barat, Senin (17/7).
Tercatat 206 siswa yang mengikuti upacara pelantikan terdiri dari 106 siswa Dikmaba dan 100 Dikmata angkatan ke-43 tahun 2023.
Baca Juga: Kursus Sniper di Tiongkok, Letda Inf Josh Marulam Raih Gold Medal
Setelah resmi menyandang pangkat Sersan Dua dan Kelasi Dua, seluruh siswa yang merupakan pria dan berasal dari kawasan Indonesia Timur, yakni Papua dan Maluku, menjadi kekuatan baru TNI AL di bidang personel.

"Meskipun sudah menyandang pangkat, karena status kalian masih sebagai siswa maka tetap jaga pola sikap dan pola tindak kalian," tegas Suhartono dalam amanatnya, dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Selasa (18/7).
Suhartono melanjutkan, penekanan tersebut bertujuan agar para prajurut tidak melakukan pelanggaran yang menyebabkan turunnya sanksi. "Karena tidak cakap melanjutkan pendidikan disebabkan karena faktor moral, kepribadian, dan kesamaptaan jasmani yang kurang," kata Suhartono.
Baca Juga: Sepuluh Rescuer Penerbangan TNI AL Laksanakan Misi Penyelamatan di Probolinggo
Ia juga berpesan supaya mereka terus mengasah kemampuan dan kepintaran untuk kemajuan pendidikan selanjutnya.
"Untuk mempersiapkan pendidikan dasar holongan lanjutan (Diksargolan) selama dua bulan, sebelum ditugaskan di satuan atau daerah operasi," tandasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































