HANKAM

200 Siswa Kursus Para Dasar A-204 Berhasil Lakukan Terjun Perdana

Penerjunan perdana.
Penerjunan perdana yang dilakukan oleh Siswa Sus Paradasar A-204. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM – Sebanyak 200 siswa Kursus Para Dasar (Sus Paradasar) angkatan ke-204 berhasil melakukan penerjunan perdana dengan area pendaratan (dropping zone) di runway Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung.

TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan dua pesawat angkut CN 295 dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan nomor registrasi A-2903 dan A-2909 untuk mendukung latihan tersebut.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan TNI-Polri Evakuasi Pendaki Swiss yang Terjatuh di Rinjani

Penerjunan dilakukan secara bergelombang dengan koordinasi antara tim udara, pelatih, dan para rigger dari Sathar 72 yang bertugas mengawasi kelayakan perlengkapan serta memastikan keselamatan peserta.

Latihan penerjunan direncanakan berlangsung pada 14–23 Juli 2025 dan akan mencapai puncaknya dalam acara Wingday, di mana para siswa yang menyelesaikan dan lulus seluruh tahapan dianugerahi brevet penerjun sebagai simbol keberhasilan serta kehormatan.

Siswa Siswa Sus Paradasar A-204.
Siswa Siswa Sus Paradasar A-204 mempelajari Teknik melipat parasut sebelum penerjunan. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Dikutip dari laman tni-au.mil.id, Rabu (16/7), TNI AU menjelaskan bahwa para siswa menerima pelatihan pelipatan parasut utama dan cadangan, serta teknik mengatasi belitan parasut statik MC1-1C sebelum penerjunan.

Baca Juga: Pemerintah Rumuskan Pembentukan Satgas Siber dan Kecerdasan Artifisial Terpadu

Seluruh proses pelipatan dilakukan di Satuan Pemeliharaan (Sathar) 72, Depohar 70, Lanud Sulaiman, dengan pengawasan ketat dari para instruktur Rigger Sathar 72 dan berlangsung pada 5 hingga 9 Juli 2025.

“Kegiatan ini merupakan bagian penting dari kurikulum Sus Paradasar yang bertujuan membentuk prajurit TNI AU yang tangguh, disiplin, dan andal dalam operasi lintas udara. Pelatihan ini tidak hanya menguji kemampuan fisik, tetapi juga menanamkan kedisiplinan dan kecermatan tinggi dalam setiap tindakan,” jelas TNI AU. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.