20 Poin Persyaratan Rekruitmen Prajurit Karier TNI

Jakarta, IDM – Rekruitmen prajurit karier (PK) TNI, gelombang I tahun 2026 resmi dibuka. Dilansir dari unggahan instagram resmi milik Satuan Pendidikan dan Pengabdian (Satdiaga) TNI, Selasa (27/1), disebutkan pendaftaran daring dibuka mulai 25 Januari-25 Februari 2026.
"Penerimaan Pa PK TNI Reguler Gelombang I Tahun 2026 telah dibuka! Pendaftaran online mulai 25 Januari-25 Februari 2026. Untuk informasi lengkap, silahkan kunjungi rekrutmentni.mil.id," tulis unggahan instagram @satdiaga_tni.
Baca Juga: Satgas Gulbencal Bersihkan Fasilitas Sekolah Dasar di Tapanuli Selatan
Lebih lanjut dijelaskan rekruitmen ini ditujukan untuk 13 program studi pendidikan khusus untuk pria dan wanita.
Berikut 20 poin persyaratan lengkapnya
- Warga Negara Indonesia pria/wanita, bukan prajurit TNI/Polri/PNS.
- Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu agama / penghayat kepercayaan).
- Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
- Sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba.
- Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm, dengan berat badan seimbang.
- Telah lulus dan berijazah D4 / S1 / S1 Profesi dan S2 dengan jurusan/program studi sesuai kebutuhan TNI.
- Berusia maksimal 28 tahun untuk D4/S1 dan 30 tahun untuk S1 Profesi dan S2 pada saat pembukaan DIKMA.
- Akreditasi universitas dan jurusan / program studi minimal "B" / Baik Sekali (saat lulus).
- Untuk jurusan/program studi akreditasi "A" / Unggul, IPK tidak kurang dari 2,80.
- Untuk jurusan/program studi akreditasi "B" / Baik Sekali, IPK tidak kurang dari 3,00.
- Belum pernah menikah, dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama, kecuali jurusan Kedokteran Umum dengan ketentuan yang berlaku.
- Membawa fotocopy sertifikat akreditasi universitas dan program studi yang dikeluarkan oleh BAN-PT.
- Bersedia ditugaskan di seluruh wilayah NKRI.
- Bagi yang sudah bekerja, harus mendapat persetujuan dari instansinya dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk DIKMA.
- Membawa surat keterangan bebas narkoba dan surat kesehatan dari rumah sakit pemerintah.
- Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud Ristek serta dilengkapi transkrip akademik hasil konversi nilai luar negeri ke dalam transkrip dalam negeri.
- Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri.
- Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan ketentuan agama/adat dan melampirkan surat keterangan dari ketua agama/adat.
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi Perwira.
- Memiliki kartu BPJS. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































