2 Kapal Perang TNI AL Jalani MRO di PT PAL Indonesia

Jakarta, IDM – Sebanyak dua kapal perang TNI AL jenis fregat dan korvet, yaitu KRI Oswald Siahaan-354 dan KRI Fatahillah-361 saat ini tengah menjalani pemeliharaan dan perbaikan. Pekerjaan maintenance, repair, and overhaul (MRO) ini dilakukan di PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur.
Untuk KRI Oswald Siahaan-354 saat ini sedang dilakukan pemeliharaan dan perbaikan badan kapal, terutama pada bagian bawah garis air (BGA). Sementara KRI Fatahillah-361 menjalani docking rutin, perawatan BGA, serta perbaikan sistem bantu kapal. Penanganan setiap kapal disesuaikan dengan kondisi teknis dan kebutuhan pemeliharaannya.
Direktur Produksi PT PAL Indonesia Diana Rosa dalam rilis yang diterima IDM, Selasa (20/10), menjelaskan, pemeliharaan terencana berperan penting dalam menjaga keandalan kapal sepanjang masa operasionalnya.
Baca Juga: Jaga Perbatasan RI-Malaysia, Danguspurla Koarmada II Kumpulkan Seluruh Unsur TNI di Nunukan
Selain itu, kata Rosa, untuk memastikan bagian kapal berfungsi dengan optimal, pemeriksaan menyeluruh dan penanganan sesuai standar teknis sangat diperlukan.
“Pemeliharaan kapal harus memastikan kondisi fisik, mesin, dan sistem pendukung tetap berfungsi sesuai standar teknis,” jelas Rosa.
Rosa menambahkan, apabila dilakukan pemeriksaan menyeluruh serta penanganan yang tepat, keandalan kapal dapat dipertahankan untuk mendukung kebutuhan operasional.
Baca Juga: Aksi HIMARS hingga Howitzer, Marinir TNI AL dan Australia Hantam Sasaran di Situbondo
“Bagi kami, kemampuan merawat dan memperbaiki kapal di dalam negeri sangat penting. Dengan begitu, kesiapan armada tetap terjaga dan kemampuan industri maritim nasional juga terus berkembang,” pungkas Rosa.
Berbeda dari pembangunan kapal baru, pekerjaan MRO menuntut pemeriksaan terhadap kondisi aktual kapal untuk menentukan penanganan yang sesuai pada setiap bagian dan sistem. Proses ini membutuhkan ketelitian, pengalaman, serta kompetensi teknis yang memadai.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































