2.192 Prajurit di Kodam Cenderawasih Naik Pangkat

Jakarta, IDM – Sebanyak 2.192 prajurit dan PNS di Kodam XVII/Cenderawasih menerima kenaikan pangkat.
Hal ini ditandai dalam upacara laporan korps kenaikan pangkat yang dipimpin Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim di Makodam XVII/Cenderawasih, Rabu (1/10).
Baca Juga: Puluhan Prajurit Arhanud Naik Pangkat, Gelar Upacara di Atas KRI Teluk Calang
Dilansir keterangan dari Penkodam XVII/Cendrawasih, Kamis (2/10) dalam sambutannya, Amrin Ibrahim menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para prajurit serta PNS yang mendapat penghargaan dari negara melalui kenaikan pangkat.
“Perbanyaklah bersyukur dengan kenaikan pangkat yang telah diterima, tetaplah rendah hati dan tetap rajin beribadah," kata Amrin.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pangkat yang diperoleh merupakan penghargaan atas prestasi, dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah ditunjukkan dalam penugasan selama ini.
Baca Juga: Dua Perwira TNI AU Perkuat Keterampilan EOD lewat IPU-APES 2025 di Guam
“Ingat, semakin tinggi pangkat yang disandang seseorang, maka semakin besar pula tuntutan tanggung jawab yang melekat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut Pangdam didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVII/Cenderawasih memotong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas kenaikan pangkat para prajurit dan PNS serta menyerahkan kepada Kapten Caj Jois Robeka Gasperz (Kasetum Korem 172/PWY) perwakilan Kowad asal Sarmi-Papua yang memperoleh kenaikan Pangkat. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































