HANKAM

2.065 ASN Ikut Latsarmil Komcad Gelombang II, Kabacadnas: Pertahanan Negara Butuh Seluruh Potensi Bangsa

Latsarmil Komcad ASN
Sebanyak 2.065 ASN mengikuti latsarmil komcad gelombang dua. (IDM/Nirmala Maulana)

Jakarta, IDM – Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan RI Letjen TNI Gabriel Lema resmi membuka pelatihan dasar militer (latsarmil) komponen cadangan (komcad) aparatur sipil negara (ASN) gelombang kedua tahun 2026.

Sebanyak 2.065 ASN bakal mengikuti latsarmil selama satu setengah bulan untuk dibentuk menjadi komcad. Dari jumlah tersebut, akan dibagi ke dalam lima satuan pendidikan (satdik), antara lain Pusdikkes Puskesad, Brigif I Pasmar I, Pusbahasa Kodiklatau, Batalion 461/Pasgat, dan Batalion 465/Pasgat.

Para peserta diambil dari 50 kementerian/lembaga yang memiliki latar belakang profesi dan keahlian yang beragam.

Baca Juga: Pelaku Kabur, TNI AL Amankan Koper Isi 30 Ribu Benih Lobster di Juanda

“Jadikan keberagaman tersebut sebagai kekuatan. Pertahanan negara membutuhkan seluruh potensi dan kompetensi yang dimiliki bangsa. Tempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan, serta jadikan latsarmil sebagai momentum memperkuat jiwa kebangsaan dan semangat bela negara,” kata Gabriel saat membuka latsarmil di lapangan Brigif 1 Pasgat, Jakarta Timur, Senin (24/8).

Gabriel menambahkan, perkembangan lingkungan strategis di tingkat global, regional maupun nasional berlangsung cepat dan dinamis. Hal ini memunculkan ancaman yang semakin kompleks dan multidimensional.

Kabacadnas Kemhan RI Letjen TNI Gabriel Lema
Kabacadnas Kemhan RI Letjen TNI Gabriel Lema membuka latsarmil komcad ASN gelombang dua tahun 2026. (IDM/Nirmala Maulana)

Kondisi tersebut, lanjut Gabriel, menuntut kesiapan seluruh kekuatan nasional yang terorganisasi, terarah, dan berkelanjutan.

“Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, pertahanan negara bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga negara,” tutur Kabacadnas.

Baca Juga: TNI AL Sisir Titik Karhutla di Kalimantan hingga Riau

Gabriel mengatakan, setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk turut serta dalam upaya bela negara dan usaha pertahanan negara, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 27 ayat (3) serta Pasal 30 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Oleh karena itu, pemerintah melalui Kemhan sedang giat merekrut komcad, terutama dari unsur ASN. Kemhan menargetkan 4.000 ASN menjadi komcad tahun ini untuk mendukung komponen utama, dalam hal ini TNI.

Adapun latsarmil gelombang pertama telah meluluskan 1.764 ASN menjadi komcad. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.