175 Prajurit TNI Tiba Indonesia Setelah Emban Misi Perdamaian di Kongo, Terima Satyalancana Santi Dharma

Jakarta, IDM – Sebanyak 175 prajurit TNI yang tergabung Satgas Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-V MONUSCO TA 2025/2026 selesai mengemban misi perdamaian di Kongo.
Para personel kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di bawah naungan United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO).
Markas Besar TNI menggelar upacara penyambutan Satgas Kizi Konga XX-V MONUSCO yang dipimpin Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI) Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (6/8).
Baca Juga: Bahu-membahu di Paniai, Prajurit Marinir dan Warga Bikin Penampungan Air Bersih
Upacara ditandai dengan penyematan penghargaan Satyalancana Santi Dharma dan penyerahan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme selama bertugas.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Komandan PMPP TNI, Mabes TNI menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit atas dedikasi, disiplin, profesionalisme, dan loyalitas selama menjalankan misi.
Mabes TNI juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga prajurit dan PMPP TNI yang telah memberikan dukungan hingga penugasan berjalan dengan sukses.
Baca Juga: KSAD Maruli Gembleng Para Dansat: Prajurit Harus Siap Operasional!
“Keberhasilan Satgas Kizi tidak hanya ditunjukkan dengan tuntasnya pelaksanaan tugas, tetapi juga melalui capaian contingent owned equipment (COE) inspection yang melampaui 91 persen,” kata Mayjen Iwan Bambang Setiawan membacakan amanat Panglima TNI.
Seluruh personel juga diinstruksikan segera melaksanakan konsolidasi, menjalani karantina kesehatan sesuai ketentuan, serta mengimplementasikan pengalaman penugasan untuk mendukung tugas-tugas TNI ke depan. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































