160 Perwira TNI-Polri dan Negara Sahabat Jalani Pendidikan Sesko TNI

Jakarta, IDM - 160 perwira siswa (pasis) gabungan TNI-Polri dan perwakilan negara sahabat akan mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI selama delapan bulan di Bandung, Jawa Barat.
Ratusan perwira yang menjadi peserta pendidikan reguler (Dikreg) ke-51 2023 ini terdiri dari TNI AD 61 pasis, TNI AL 41 pasis, TNI AU 36 pasis, Polri 15 pasis serta dua pasis dari Australia dan total lima pasis dari Arab Saudi, India, Malaysia, Pakistan, dan Singapura.
Dalam upacara pembukaan, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan, pada bidang kepribadian para Pasis dituntut memiliki sikap dan perilaku, moralitas yang terpelihara dan wawasan kebangsaan serta profesional.

Sementara pada bidang pengetahuan dan ketrampilan (akademik), para pasis diharapkan memiliki jiwa kepemimpinan yang profesional, manajemen, doktrin pertahanan negara serta perang modern.
"Pasis juga dituntut memiliki pengetahuan tentang operasi militer untuk perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP)," kata Yudo dikutip dari Instagram @seskotni, Rabu (1/3).
Baca Juga: Kisah Kolonel Inf Sugiyono yang Berhasil Dapat Pin Emas dari Presiden Jokowi
"Sedangkan sasaran bidang jasmani, para pasis dituntut memiliki kondisi jasmani yang samapta dan prima untuk mendukung pelaksanaan tugas pada level strategis," lanjut Yudo.
Dengan demikian, melalui lembaga ini diharapkan akan lahir kader pimpinan terbaik TNI yang dapat menjawab seluruh tantangan yang ada. "Di sini adalah tempat terbaik untuk mengembangkan potensi diri sebagai prajurit profesional dan kader pemimpin bangsa," tandasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































