HANKAM

15 Pati TNI Naik Pangkat, Pangkogabwilhan I Laksdya Agus Sandang Bintang 3

Panglima TNI Yudo Margono
Panglima TNI Yudo Margono menerima laporan Koprs Kenaikan Pangkat Laksamana Madya Agus Hariadi sebagai Pangkogabwilhan I di Mabes TNI, Cilangkap, Senin (13/11). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memimpin laporan Korps Kenaikan Pangkat 15 perwira tinggi (Pati) TNI, salah satunya ialah kepada Laksamana Madya Agus Hariadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (13/11).

Dikutip dari keterangan Puspen TNI, Selasa (14/11), laporan Korps Kenaikan Pangkat tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin 2298/XI/2023 tanggal 11 November 2023.

Sebelumnya, Agus menyandang Laksamana Muda saat masih menjabat sebagai staf khusus Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL). Kemudian, ia naik menjadi jenderal bintang tiga saat menjabat Pangkogabwilhan I.

Baca Juga: Yudo Margono Pamit dan Percaya Panglima TNI yang Baru Buat TNI Lebih Profesional dan Tangguh

Saat serah terima jabatan di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Selasa (31/11) lalu, KSAL Laksamana Muhammad Ali menyematkan rotasi jabatan Pangkogabwilhan I dari Laksamana Madya Erwin S Aldedharma kepada Agus.

Sedangkan Laksamana Madya (Purn) Ahmadi Heri Purwono yang memasuki masa pensiun, menyerahkan jabatan Wakil KSAL kepada Erwin.

Profil Laksamana Madya Agus Hariadi

Pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 31 Desember 1967 ini merupakan alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXVIII 1992. Sebelum mengemban jabatan strategis perwira tinggi, Agus sempat menjadi komandan KRI hingga Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal).

Baca Juga: 9 Prajurit TNI Terima Anugerah “Soedirman Award” Tahun 2023, Ini Nama-namanya

Dilansir dari berbagai sumber, Agus pernah menjadi Komandan KRI Sutedi Senoputra-878 (2005), KRI Teluk Sangkulirang-542, Komandan KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Ki Hajar Dewantara-364.

Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Ranai, Dansatkor Koarmatim (2017), Danguskamla Koarmatim (2017-2018), Danguskamla Koarmada III (2018-2019), Danlantamal XII Pontianak (2019-2020), Dankodikopsla Kodiklatal (2020).

Kemudian, ia menjadi staf khusus KSAL (2020-2021), Waasops KSAL (2021), Wadankodiklatal (2021-2022), Pangkolinlamil (2022-2023), Pangkoarmada III (2023), dan kembali lagi menjadi staf khusus KSAL (2023) sebelum akhirnya dipromosikan menjadi Pangkogabwilhan I (2023-sekarang). (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.