14 Pamen Kodiklatal Naik Pangkat, dari Mayor hingga Kolonel

Jakarta, IDM - Sebanyak 14 perwira menengah (Pamen) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) resmi menyandang pangkat baru, Surabaya, Senin (2/10).
Kenaikan perwira menengah Kodiklatal terdiri dari enam Letkol ke Kolonel, tujuh Mayor ke Letkol, dan satu kapten ke Mayor. Dalam amanatnya, Wakil Komandan Kodiklatal Laksda TNI Supardi menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada 14 personel.
Baca Juga: Gubernur Akmil: Pertukaran Pelajar Militer Indonesia-Australia Sudah Berjalan 50 Tahun
"Selamat dan sukses telah mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya, baik kenaikan pangkat reguler maupun penghargaan," kata Supardi, dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Selasa (3/10).
Supardi juga mengatakan, kenaikan pangkat adalah bentuk penghargaan yang diberikan oleh bangsa dan negara atas prestasi dan dedikasi para perwira dalam melaksanakan tugas dan pengabdian sesuai bidang dan tanggung jawab jabatan.
"Jadikan kenaikan pangkat ini sebagai sumber motivasi dan inspirasi untuk memantapkan dan meningkatkan semangat pengabdian yang tinggi, kinerja dan etos kerja menjadi lebih baik," ujarnya.
Baca Juga: 12 Perwira Kopassus Naik Pangkat
Lebih lanjut, Supardi menuturkan diharapkan kenaikan pangkat dapat memberi pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas hasil didik Kodiklatal.
"Tidak hanya profesional dalam bidang tugas, tapi punya moralitas, integritas, dan loyalitas sebagai hal mendasar dalam memenuhi tuntutan tugas," tandasnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































