131 Prajurit Elite TNI dan Passus Tentera Malaysia Tergabung dalam Malindo 2023

Jakarta, IDM - Mabes TNI akan mengerahkan 131 prajurit terbaiknya dalam latihan gabungan bersama (latgabma) pasukan militer Malaysia-Indonesia pada Malindo Darsasa 11AB/2023.
131 prajurit TNI dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Detasemen Jalamangkara (Denjaka), dan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) itu menerima pembekalan materi latihan berupa FTX, Encap, Medcap di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Kamis (2/3).
Wakil Komandan Komando Operasi Khusus (Wadan Koopssus) TNI Brigjen TNI (Mar) Supriyono, menekankan Malindo Darsasa antara Pasukan Khusus (Passus) TNI dan Passus Angkatan Tentera Malaysia (ATM) sudah kesekian kalinya dilakukan bersama.
"Pada tahun ini dilaksanakan sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar kedua Passus negara Indonesia-Malaysia," ujar Supriyono selaku Direktur Latihan, dikutip dari keterangan Puspen TNI, Sabtu (4/3).
Baca Juga: Danjen Kopassus Rombak 5 Jabatan Penting di Kopassus
Supriyono pun berpesan kepada para prajurit TNI yang diutus dalam latma Malindo 2023 agar jangan merasa paling hebat, walaupun Passus TNI mampu menjadi yang terbaik, tetaplah merendah dan membumi.
"Yang terpenting dalam setiap kegiatan latihan adalah keamanan personel, selain material. Saling mengingatkan satu sama lain. Setiap mulai dan selesai kegiatan harus berdoa, sehingga tidak ada kendala saat pelaksanaan," tutupnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































