13 Personel Korpasgat Terima Penghargaan dan KPLB atas Prestasi Tugas di Papua

Jakarta, IDM – Sebanyak 13 personel Satuan Tugas (Satgas) Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) menerima penghargaan dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) yang diserahkan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Aula Yonif 754/ENK, Timika, Papua Tengah, Kamis (22/10).
Baca Juga: Bersama Jajaran Satgas PKH, Menhan Sjafrie Pimpin Pencabutan Izin Tambang Emas Ilegal di Nabire
Ketiga belas personel Korpasgat tersebut merupakan bagian dari Satgas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilhan III) yang bertugas di Papua.

Selain mereka, penghargaan dan KPLB juga diberikan kepada 123 personel TNI lainnya yang tergabung dalam satgas yang sama.
Baca Juga: Uji Coba Kedua Berhasil, Pesawat Tempur TNI AU Mendarat dan Lepas Landas di Tol Jatim
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan pengabdian para prajurit selama melaksanakan tugas. Penerangan Korpasgat melalui unggahan di akun Instagram @korpasgat_tniau menyampaikan bahwa apresiasi ini diharapkan dapat memotivasi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan dedikasi, disiplin, dan profesionalisme.
Dengan demikian, para prajurit diharapkan semakin meningkatkan kesiapan operasional serta melaksanakan setiap penugasan dengan penuh tanggung jawab demi mendukung keberhasilan tugas TNI.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































