13 Kali Menang, Kontingen TNI AD Siap Pertahankan Supremasi Pada AARM 30/2022

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memastikan kontingen TNI AD siap mempertahankan supremasi pada perlombaan ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-30 tahun 2022 yang akan berlangsung 4 sampai 12 November di Vietnam mendatang.
"Tunjukkan bahwa kalian mampu memberikan prestasi yang terbaik untuk mengharumkan nama TNI Angkatan Darat dan mampu mempertahankan supremasi sebagai juara yang pernah diraih sebelumnya dalam lomba tembak ini,” kata Dudung.

Ia pun mengingatkan bahwa dalam event AARM tahun ini, semua negara kontingen akan berusaha menunjukkan kemampuan yang maksimal dan terbaik. Oleh karena itu, Ia berpesan agar seluruh personel kontingen TNI AD jangan sampai lengah dan terlalu percaya diri saat pelaksanaan perlombaan nanti.
“Akhirnya, saya ucapkan selamat berjuang dan berlomba. Kalah menang itu sudah biasa dalam suatu pertandingan asal kalian jangan menyerah. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu meridhoi selama kita mengikuti pertandingan ini dan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Dudung.
Baca: Buka Latihan Pernika, Dankodiklatau Ungkap Peran Penggunaan Spektrum Elektronika
Selama pelaksanaan AARM dari 29 kali penyelenggaraan lomba tembak, kontingen TNI AD telah menorehkan prestasi terbaiknya dengan menjadi 13 kali tampil sebagai juara umum yang bukan hanya membanggakan TNI AD juga bangsa dan negara Indonesia
Kontingen TNI AD sendiri akan mengirimkan 25 atlet dan 18 official. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































