128 Danrem dan Dandim Terima Pembekalan Teritorial di Era Perang Kognitif

Jakarta, IDM – Sebanyak 128 Komandan Korem (Danrem) dan Komandan Kodim (Dandim) tipe A dan B menerima pembekalan kepemimpinan teritorial di era perang kognitif.
Pembekalan diberikan oleh Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan di Pusdikter Pusterad, Senin (2/3).
Baca Juga: Prajurit TNI AD Curi Ternak Bakal Diproses Hukum
Dilansir dari keterangan Penkodiklatad, pembekalan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan satuan kewilayahan dalam menghadapi dinamika ancaman modern, sekaligus memperkuat pemahaman para komandan terhadap perkembangan karakter peperangan masa kini yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyasar dimensi kognitif dan informasi.
Dalam arahannya, Hasan menegaskan bahwa TNI bertugas menegakkan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah NKRI serta melindungi bangsa dari berbagai ancaman melalui operasi militer dan pembinaan teritorial yang memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Lebih lanjut mantan Pangkostrad ke-46 ini juga menyoroti dinamika peperangan yang kini telah memasuki ranah kognitif, dimana pertempuran tidak hanya bersifat fisik tetapi juga menyasar persepsi dan pola pikir melalui ruang digital.
"Oleh karena itu prajurit dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis agar mampu menghadapi arus informasi, menangkal disinformasi serta mendukung pengambilan keputusan yang tepat di era modern," kata Hasan.
Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Pendidikan Militer, Danjen Akademi TNI Kunjungi United States Naval Academy
Usai pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif dan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Pusdikter Pusterad kepada Dankodiklatad.
Melalui kegiatan ini diharapkan para Danrem dan Dandim semakin adaptif dalam menghadapi tantangan tugas di wilayahnya, mampu menjaga stabilitas teritorial serta memperkuat kepercayaan masyarakat di tengah kompleksitas ancaman di era digital. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































