1274 Capratar Akademi TNI dan 350 Cabhatar Akpol Ikuti Pendidikan Dasar

Jakarta, IDM – Sebanyak 1274 Calon Prajurit Taruna (Capratar) Akademi TNI dan 350 Calon Bhayangkara Taruna (Cabhatar) Akademi Kepolisian mengikuti Pendidikan Dasar Integratif Taruna Akademi TNI dan Akpol TP. 2025.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Danjen Akademi TNI dan Kalemdiklat Polri, di Stadion Sapta Marga Akmil, Magelang, Selasa (5/8).
Baca Juga: Kapolri Tunjuk Komjen Dedi Prasetyo Jadi Wakapolri
Dilansir dari keterangan laman Akademik TNI, Rabu (6/8) rincian dari Capratar Akademi TNI dan Cabhatar Akpol ini yaitu 714 Matra Darat, 350 Matra Laut, 210 Matra Udara dan 350 Kepolisian.
Sebelumnya Sabtu (2/8) Capratar Akademi TNI yang dinyatakan lulus seleksi mendapat pengarahan dan sekaligus orangtua Capratar mendapat pesan dari Danjen Akademi TNI.
Pada momen ini, para orang tua juga turut hadir dan berkesempatan untuk bertemu dengan putra mereka sebelum memasuki masa pendidikan.
Baca Juga: TMMD Ke-125 Kodim Surakarta Capai Kemajuan Fisik Signifikan, Saluran Air dan RTLH Mulai Terwujud
Pertemuan singkat ini menjadi ajang pelepasan dan pemberian dukungan moral menjelang pelaksanaan Pendidikan Dasar Integratif Taruna Akademi TNI dan Akpol.
Diksar Integratif Tahun Pendidikan 2025 akan dilaksanakan di Menchandra Akademi TNI selama kurang lebih empat bulan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































