1208 Siswa Ikuti Pendidikan Tamtama Zeni TNI AD

Jakarta, IDM – Sebanyak 1208 siswa mengikuti pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Zeni TNI AD Gelombang II TA 2025.
Upacara pembukaan berlangsung di Pusat Pendidikan Zeni, Bogor, Jawa Barat dipimpin Komandan Pusat Pendidikan Zeni Kolonel Czi Tommy Arief Susanto.
Baca Juga: Terkait Scorpene, Kemhan: Pembangunan akan Berjalan
Dilansir dari keterangan Penpusziad, Selasa (22/7) Kapusziad Mayor Jenderal TNI Budi Hariswanto dalam amanatnya mengatakan para siswa nantinya akan akan dibentuk sebagai prajurit sapta marga yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan serta memiliki kondisi jasmani yang samapta.
"Selamat kepada para siswa yang telah melewati serangkaian seleksi yang ketat beberapa hari yang lalu, oleh karena itu, siswa diharapkan mengikuti dan melaksanakan pendidikan ini dengan penuh semangat, kesungguhan, dan tanggung jawab," kata Budi.
Baca Juga: TNI Perbaiki Tiga Jembatan yang Dirusak OPM, Disambut Antusias Masyarakat
Upacara pembukaan Dikmata Zeni TNI AD Gelombang II TA 2025 ini juga dilakukan secara serentak di Lemdik Seluruh Indonesia. Adapun para siswa Dikmata Zeni TNI AD nantinya akan menjalani pendidikan pertama pembentukan selama 3,5 bulan, dan selanjutnya mengikuti pendidikan kecabangan selama 1,5 bulan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































