HANKAM

120 Keluarga di Sumbawa Nikmati Air Bersih Berkat Kerja Sama Kemhan RI dan Korem 162/WB

Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Sudarwo Aris
Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo saat melakukan peninjauan pembuatan pipanisasi air bersih di Dusun Brangkua. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Sebanyak 120 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Brangkua, Desa Labuhan Aji, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa akhirnya menikmati air bersih berkat kerja sama Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan Korem 162/WB.

Dalam keterangan resminya, Rabu, (10/5) Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo mengatakan wilayah ini memiliki kondisi geografis yang berada dalam pulau terpisah dan di lereng gunung berdampak pada infrastruktur dan ketersediaan perlengkapan untuk kebutuhan sehari-hari termasuk air bersih.

"Ketersediaan air bersih sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Pasalnya dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari tidak lepas dari penggunaan air. Baik untuk konsumsi, maupun digunakan untuk membersihkan badan dan lingkungan," kata Brigjen Aris saat melakukan peninjauan pembuatan pipanisasi air bersih di Dusun Brangkua.

Baca Juga: Dua Prajurit TNI AL Raih Medali di SEA Games Kamboja 2023

Ia menjelaskan program bantuan air ini inisiatif dari Menhan RI Bapak prabowo subianto untuk wilayah NTB, total ada 150 titik Sumur Bor secara bertahap, 50 titik di Pulau Sumbawa, 50 titik di Pulau Lombok dan 50 titik di pulau-pulau kecil.

Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Sudarwo Aris
(Foto: Dok. Dispenad)

"Untuk di Dusun Brangkua tadinya ada titik sumur bor dan rencana awal akan dibangun sumur bor tetapi karena ada kendala pada listrik ketua Tim survey dari Kemenhan RI Laksamana Pertama Agus menyampaikan kepada saya bahwa desa ini tetap kita bantu tetapi dengan pipanisasi karna ada sumber mata air yaitu mata air tangga seribu, cukup potensi dan debit airnya tidak pernah kurang walaupun dimusim kemarau," kata Brigjen Aris.

Lanjutnya dalam pengerjaannya program ini difokuskan pengairan pipanisasi dari sumber air tangga seribu ke bak penampungan sepanjang 3000 M, dari bak penampungan di teruskan sampai ke rumah masing-masing penduduk.

Baca Juga: KSAD Beberkan 5 Program TNI AD Bantu Masyarakat, Ini Rinciannya

"Kita lihat bersama tadi di tiap-tiap rumah sudah ada kran air, jadi kita sangat bersyukur karena Bapak Menhan sangat peduli dengan masyarakat NTB dengan memberikan program penyediaan air bersih sebanyak 150 titik yang akan dikerjakan secara bertahap," kata Brigjen Aris.

Di kesempatan yang sama Kepala Dusun (Kadus) Brangkua Landak Asmara menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukurnya mewakili warga. Ia mengatakan akses air bersih ini sudah mereka nikmati sejak Hari Raya Idulfitri 2023 kemarin.

"Ini menjadi impian masyarakat kami selama ini. Masyrakat Dusun Brangkua mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Menhan RI Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo," katanya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.