HANKAM

12 Pati TNI AL Naik Pangkat, Pangkogabwilhan I Laksdya Rachmad Jayadi Sandang Bintang 3

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali memimpin laporan kenaikan pangkat 12 pati TNI AL di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Senin (30/9). (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memimpin laporan kenaikan pangkat 12 perwira tinggi (pati) TNI AL di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Senin (30/9).

Adapun dari belasan pati tersebut, satu di antaranya naik pangkat menjadi bintang tiga, dua lainnya naik pangkat menjadi bintang dua serta sembilan perwira menengah (pamen) pangkat kolonel naik bintang satu.

Pati bintang dua yang naik pangkat menjadi bintang tiga ialah Pangkogabwilhan I Laksamana Madya Rachmad Jayadi.

Baca Juga: Mewakili TNI AD, Korem 161 Ziarah ke TMP Seroja Dili untuk Pertama Kalinya

Lalu, pati bintang satu yang melaporkan kenaikan pangkat menjadi bintang dua adalah Pa Sahli Tk.III Bidang Jahpers Staf Ahli Panglima TNI Laksamana Gendut Gendut Sugiono dan Pa Staf Ahli Tk.III Bidang Banusia Panglima TNI Mayjen (Mar) Suherlan.

Kemudian, sembilan lainnya dengan pangkat kolonel yang kini naik menjadi bintang satu terdiri dari Pa Staf Ahli Tk.II Jahpers Panglima TNI Laksamana Pertama Julshah, Pa Staf Ahli Tk.II Sosial Budaya Bidang Sosial Budaya Hukum dan HAM Narkoba Panglima TNI Laksamana Pertama Joko Sumitro, Kapuskersin TNI Laksamana Pertama Donny Suharto, Komandan Lantamal V Laksamana Pertama Arya Delano.

Perwira Tinggi Staf Ahli KSAL BidAng Iptek Laksamana Pertama Slamet Hariono, Komandan Guskamla Koarmada II Laksamana Pertama Hreesang Wisanggeni, Ir Koarmada I Laksamana Pertama Sunaryadi, Komandan Pasmar 2 Brigjen (Mar) Nanang Saefulloh, dan Pa Staf Ahli Tk.II Was Afrika dan Timur Tengah Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Panglima TNI Brigjen (Mar) Agus Gunawan Wibisono.

Baca Juga: Satgas Yonif Para Raider 503 Salurkan Bantuan Menhan Prabowo untuk Warga Kenyam

Pada kesempatan tersebut, Ali menyampaikan regenerasi kepemimpinan di lingkungan TNI AL terus berjalan sebagai salah satu bentuk dinamika pembinaan organisasi dalam lingkungan TNI dan matra laut.

Pati
(Foto: Dok. TNI AL)

"Jabatan baru dan pangkat baru yang diterima oleh laksamana merupakan bentuk prestasi, dedikasi, kerja keras dan kemampuan yang dimiliki dengan harapan akan menjadi kontribusi yang lebih besar kepada organisasi," ucap Ali, dikutip dari laman TNI AL.

"Saya sangat yakin dengan kapasitas yang dimiliki, laksamana akan mampu mengemban amanah ini dengan baik," imbuhnya.

Baca Juga: Ada 13 Rangkaian Acara dan Festival Band di HUT ke-79 TNI di Monas

Selain laporan kenaikan pangkat 12 pati, Ali juga memimpin serah terima jabatan Asisten Personalia (Aspers) KSAL diserahkan dari Laksamana Muda P. Rahmad Wahyudi (dalam rangka pensiun) kepada Laksamana Muda Rony Saleh yang sebelumnya sebagai Wakil Komandan Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal).

Ali juga memimpin serah terima jabatan Komandan Detasemen Markas (Denma) Mabesal diserahkan dari Laksamana Pertama Arya Delano kepada Kolonel Laut (P) Siswo Widodo, S.T. yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Komandan Lantamal I. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.