HANKAM

105 Prajurit Yonzipur 10 Kostrad Kembali ke Satuan Usai Selesaikan Misi Kemanusiaan di Aceh Tamiang

Prajurit Yonzipur
Prajurit Yonzipur 10 Kostrad kembali ke satuan usai menyelesaikan misi kemanusiaan di Aceh Tamiang. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Para personel Yonzipur 10/JP/2 Kostrad yang masuk dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) kembali ke satuan induk di Jawa Timur, Senin (23/2).

Sebanyak 105 prajurit melaksanakan pergeseran pasukan (serpas) gelombang ke-2 setelah menyelesaikan misi kemanusiaan penanganan dampak bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang.

Serpas yang dipimpin langsung Komandan Yonzipur 10, Letkol Czi Amito Surya Mutiara diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules melalui Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

Baca Juga: 167 Siswa Lulus Seleksi Prajurit TNI AD Siap Lanjutkan Pendidikan Bintara

Yonzipur 10/JP/2 Kostrad yang dikenal dengan julukan “Jaladri Palaka” merupakan satuan bantuan tempur di bawah Divisi Infanteri 2 Kostrad yang bermarkas di Pasuruan, Jawa Timur.

Satuan ini memiliki kemampuan profesional dalam mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya pada penanggulangan bencana, pembangunan darurat, dan rekonstruksi infrastruktur. Selain itu, pergeseran ini menjadi tanda berakhirnya tugas Satgas Gulbencal di wilayah terdampak.

Baca Juga: Ancaman Nirmiliter Kian Kompleks, Wamenhan Ungkap Peran ASN untuk Tangkal Infiltrasi Asing

Selama penugasan, prajurit zeni tempur berperan aktif dalam percepatan pemulihan infrastruktur serta membantu masyarakat membersihkan dan memperbaiki fasilitas umum yang rusak akibat bencana.

Dengan dukungan alat peralatan zeni dan kemampuan rekayasa teknik yang dimiliki, Satgas berhasil mempercepat proses pemulihan di sejumlah titik terdampak. Kehadiran prajurit tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan dukungan moril bagi masyarakat untuk bangkit kembali. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.