HANKAM

100 Tamtama TNI AD Resmi Alih Status Menjadi Bintara

Bintara TNI AD
Upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara TNI AD Gelombang II Tahun 2026 di Rindam XII/Tpr. (Foto: Dok. Rindam XII/Tpr)

Jakarta, IDM – 100 prajurit TNI AD yang sebelumnya berstatus Tamtama kini telah resmi beralih status menjadi Bintara. Hal ini dipastikan dalam upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara TNI AD Gelombang II Tahun 2026. Upacara penutupan pendidikan berlangsung di Lapangan Alianyang Rindam XII/Tpr, Jalan Pasir Panjang, Sedau, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (15/5).

Dilansir dari keterangan Penrindam XII/Tpr, acara penutupan pendidikan ditandai dengan penanggalan tanda siswa dan pengalungan medali oleh Komandan Rindam XII/Tpr kepada perwakilan siswa.

Baca Juga: Indonesia-Singapura akan Gelar Latma Safkar Indopura ke-38, Ini Lokasinya

Dalam sambutannya Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito yang disampaikan oleh Danrindam XII/Tpr, mengucapkan selamat dan sukses atas keberhasilan para Bintara baru dalam menempuh pendidikan selama ini.

"Upacara pelantikan ini menandai bahwa kalian telah resmi berganti status, semula Tamtama menjadi seorang Bintara. Para Bintara dituntut untuk mampu menunjukkan jati dirinya sebagai Tentara Pejuang, Tentara Rakyat dan Tentara Nasional," kata Pangdam XII/Tpr.

Baca Juga: Sulitnya Mendaratkan Drone di Kapal Perang, Alasan TNI AL Bangun Simulasi Geladak

Sementara itu, dalam arahannya, Danrindam XIl/Tpr menyampaikan bahwa menjadi seorang Bintara berpangkat Sersan Dua, konsekuensinya adalah sebagai unsur pimpinan terdepan, wajib untuk memahami, melaksanakan tugas, fungsi, dan peran serta harus betul-betul bersikap dan berperilaku sebagai Bintara yang dibanggakan.

"Perlu kalian ingat, tugas dan tanggung jawab yang diemban seorang Bintara tidaklah ringan, selain harus bisa menjembatani tugas yang diberikan oleh atasan untuk disampaikan kepada bawahan, juga akan menjadi motor penggerak dan tulang punggung satuan yang betul-betul diharapkan dapat mewarnai serta meningkatkan semangat dan solidaritas satuan guna mendukung tercapainya tugas pokok satuan," tutup Danrindam XII/Tpr. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.