10 Perwira TNI AU Rampungkan Pendidikan Reguler Angkatan ke-65 Lemhannas RI

Jakarta, IDM - Sebanyak 10 perwira TNI Angkatan Udara (TNI AU) berhasil lulus dan merampungkan Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) ke-65 Lemhannas RI Tahun 2023.
Pendidikan tersebut ditempuh selama 8 bulan, yang dimulai dari 31 Januari sampai 29 Agustus 2023.
Baca Juga: Prabowo: Indonesia Menganut Politik Bebas Aktif, Kita Bersahabat dengan Semua Negara
Melansir keterangan TNI AU disebutkan, sepuluh perwira itu terdiri dari dua perwira tinggi dan delapan perwira menengah.
Adapun nama dua perwira tinggi yang lulus dari pendidikan Lemhannas kali ini adalah Marsma TNI Anggono dan Marsma TNI Putu.
Sementara itu, delapan pati lainnya yaitu Kolonel Tek Eko Budiono, Kolonel Lek Budi Santoso, Kolonel Pnb Sapuan, Kolonel Pnb Hermawan Widhianto, Kolonel Pnb Muzafar, Kolonel Pnb Somad, Kolonel Pas Roy Bayt, dan Kolonel Pnb J.H. Ginting.
Baca Juga: Danlanud Iswahjudi Tutup Pendidikan Kualifikasi Khusus Crew Chief Pesawat Tempur F-16 dan T-50i
Kesepuluh perwira TNI AU itu kemudian melaporkan hasil kelulusan mereka kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Selasa (29/8).
Kepada para lulusan PPRA A-56 Lemhannas RI, KSAU menyampaikan apresiasi dan ucarapan selamat atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































