HANKAM

1.742 Calon Prajurit TNI AD Ikut Pendidikan Infanteri

Dikmata
Pembukaan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang III TA 2025. (Foto: Dok. Kodam II/Sriwijaya)

Jakarta, IDM – Sebanyak 1.742 calon prajurit yang telah terpilih akan mengikuti Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI AD Gelombang III TA 2025. Upacara pembukaan pendidikan dilaksanakan di Lapangan Sudirman Secata Rindam II/Sriwijaya, Lahat, Sumatera Selatan, Kamis (11/12).

Dalam amanat tertulis Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis yang dibacakan Komandan Rindam II/Sriwijaya Brigjen TNI Lalu Habibburahim Wiradarma mengatakan para putra terbaik bangsa ini dinyatakan memenuhi syarat dan siap mengikuti pendidikan di Secata Rindam II/Sriwijaya.

Baca Juga: 188 Prajurit TNI AD Pindah Golongan dari Tamtama ke Bintara

"Para siswa ini merupakan hasil seleksi ketat dari ribuan peserta yang mendaftar pada penerimaan Calon Tamtama TNI AD tahun 2025," kata Ujang dikutip keterangan Penkodam II/Sriwijaya, Jumat (12/12).

Lebih lanjut Ujang menekankan bahwa para calon prajurit patut bersyukur karena berhasil lulus dari proses seleksi yang sangat kompetitif. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk mengikuti seluruh tahapan pendidikan dengan sungguh-sungguh guna membentuk diri menjadi prajurit TNI AD yang berkualitas, membanggakan, dan profesional.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 846 KS, Tekankan Kesiapan Satuan dan Ketahanan Pangan

"Saya memberikan kepercayaan kepada Danrindam II/Sriwijaya beserta staf, para pembina, gumil, dan pelatih untuk mendidik serta membentuk para calon prajurit menjadi personel TNI AD yang handal dan profesional. Saya tekankan pentingnya pengawasan dan pengendalian yang cermat, konsisten, serta pengembangan kreativitas dan kemampuan penalaran peserta didik," kata Ujang. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.