HANKAM

1.509 Kadet Unhan akan Ajarkan Kedisiplinan dan Bela Negara di 181 Sekolah Rakyat

kadet Unhan RI
Sebanyak 1.509 kadet Unhan RI akan dijadikan pengajar di 181 Sekolah Rakyat. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Jakarta, IDM – Pemerintah melepas 1.509 kadet Universitas Pertahanan (Unhan) RI yang akan dijadikan pengajar di 181 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.

Pelepasan para kadet tersebut dipimpin Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan) RI Donny Ermawan Taufanto di Skadron Udara 18, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (9/10).

Baca Juga: Di Hadapan para Pemred, KSAD Ungkap TNI AD Bangun 4.477 Jembatan dan Ribuan Titik Air

Lewat amanatnya, Wamenhan Donny mengatakan bahwa keterlibatan Unhan RI dalam program Sekolah Rakyat merupakan bentuk dukungan Kementerian Pertahanan RI terhadap program strategis pemerintah, terutama untuk mengatasi kemiskinan dan berbagai permasalahan sosial.

Donny berharap para kadet dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Unhan RI.

“Khususnya dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, nasionalisme, dan bela negara. Melalui pendampingan langsung, para kadet diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus memberikan motivasi kepada siswa Sekolah Rakyat,” tulis siaran pers Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI.

Donny Ermawan Taufanto
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto melepas para kadet Unhan RI untuk dijadikan pengajar di Sekolah Rakyat. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Wamenhan RI juga mengingatkan para kadet agar mengedepankan kesabaran dalam menghadapi beragam karakter dan kondisi siswa serta menghindari segala bentuk kekerasan dan perundungan.

Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi ke Kemhan RI dan Unhan RI atas dukungan serta keterlibatan para kadet dalam memperkuat proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.

Baca Juga: Pangkostrad Beri Jam Panglima kepada Pasukan Yonif 330 Tri Dharma

Pengerahan kadet Unhan RI dalam Sekolah Rakyat ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara Kemensos dan Kemhan dalam mendukung program strategis Presiden RI Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045.

Pengabdian para kadet Unhan RI akan berlangsung pada 9-27 Oktober 2026. Personel tersebut terdiri atas kadet Unhan RI, perwira siswa kedokteran, pendamping organik, koordinator wilayah, dan unsur pimpinan.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.