1.047 Alutsista akan Dilibatkan dalam Puncak Perayaan HUT ke-80 TNI, Presiden Prabowo Jadi Irup

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah menyebutkan, 133.480 personel TNI dan masyarakat akan dilibatkan dalam puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-80 TNI di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (5/10).
Sebanyak 1.047 alat utama sistem persenjataan (alutsista) juga akan ditampilkan dalam upacara nanti.
“Jumlah alutsista 1.047 yang tergelar dan terlibat demonstrasi,” ujar Freddy saat dikonfirmasi, Kamis (2/10).
Baca Juga: Puluhan Pimpinan Angkatan Darat Kawasan Indo-Pasifik Berkumpul di Malaysia
Kapuspen TNI mengatakan, persiapan upacara puncak perayaan HUT ke-80 TNI sudah mencapai sekitar 90 persen.
Latihan terus dilaksanakan agar acara berjalan efektif dan meriah dengan keamanan menjadi prioritas utama.
Freddy mengatakan, Presiden Prabowo Subianto akan bertindak sebagai inspektur upacara (irup) pada perayaan nanti.
Baca Juga: Pesawat TNI AU Terbangkan Ratusan Kadet KKRI Papua ke Jakarta untuk HUT ke-80 TNI
“Bapak Presiden selaku inspektur upacara, didampingi Bapak Wapres RI,” ujar Kapuspen TNI.
Dalam keterangan terpisah, Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma I Nyoman Suadnyana mengatakan, 156 pesawat militer akan terlibat dalam demonstrasi udara.
“Untuk pesawat yang terlibat demo udara 156, pasukan (TNI AU) 8.600 personel,” kata Nyoman. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































