1.000 Taruna Akmil akan Latih Siswa Sekolah Rakyat, dari Kedisiplinan hingga Nilai-nilai Pancasila

Jakarta, IDM – Sekitar 1.000 taruna dari Akademi Militer akan dikerahkan melatih siswa-siswa Sekolah Rakyat. Rencana ini dibahas dalam pertemuan antara Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bersama Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI Letjen R Sidharta Wisnu Graha, Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen Bambang Trisnohadi, dan Direktur Pendidikan Akademi TNI Brigjen Ari Novian di kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (24/6).
Kepala Pusat Penerangan TNI Brigjen Muhammad Nas mengatakan, taruna Akmil dilibatkan dalam program penguatan karakter kebangsaan di Sekolah Rakyat.
Baca Juga: Kemhan Kerja Sama dengan Kemenkes Perketat Deteksi Dini Kesehatan Peserta Latsarmil SPPI
“Tujuannya adalah membantu menumbuhkan nilai-nilai dasar kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kemandirian, serta semangat cinta Tanah Air kepada para siswa,” ujar Nas dalam keterangan pers, dikutip Senin (29/6).
Peran taruna Akmil nantinya sebagai pembimbing dan teladan dalam pembentukan karakter para siswa.
“Pendampingan dilakukan melalui pembiasaan sikap dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti hidup tertib dan disiplin, menjaga kerapian, berkomunikasi dengan baik, bekerja sama dalam kelompok, serta menanamkan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila,” tutur Kapuspen TNI.
Rinciannya, lima taruna akan bertanggung jawab terhadap satu sekolah untuk memberikan sejumlah materi, seperti soal kerapian pakaian maupun kamar asrama.
"Nanti setelah ada skema antara Markas Besar TNI dengan Kementerian Sosial, dalam hal ini di bawah Kementerian Pertahanan, itu nanti rencananya di tiap Sekolah Rakyat akan ada lima taruna. Lima taruna yang akan membimbing, baik siswa maupun guru-gurunya dalam masalah kerapian,” kata Wamensos Agus Jabo.
Baca Juga: KSAD Maruli Beri Penghargaan Khusus untuk Patriot Judo dari Tahun 60-an, Siapa Mereka?
Sementara itu, Danjen Akademi TNI menyampaikan, pihaknya akan mengirimkan sekitar 1.000 taruna tingkat 1 dan tingkat 2 untuk melaksanakan pembinaan pembentukan karakter di 178 titik Sekolah Rakyat.
Letjen Wisnu mengungkapkan, beberapa materi yang akan diajarkan antara lain cara menyetrika baju seragam, merapikan seprei, kerapian lemari pakaian, hingga cara menyemir sepatu.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































